Muzzamil Syafi’i Anggota DPRD Propinsi Jatim disambati warga soal Limbah pabrik kulit

Pasuruan (wartaonline. Co. Id) 20/9

Reses Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dapil 3 Jatim Kota dan Kabupaten Pasuruan Probolinggo H.MUZAMMIL SYAFI’I,SH.MSi telah menuntaskan tugasnya sebanyak 6 titik dapil 2 , yang terkahir dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 19 dan 20 September 2020 bertempat di Kelurahan Karang Ketug Kecamatan Gadingrejo, dan Kelurahan Bakalan Kecamatan Bugul Kidul Kota Pasuruan.
Muzamil dalam kesempatan tersebut Muzammil Syafii mengedukasi masyarakat tentang bahaya covid 19 yang sekarang ini makin meningkat dan makin berbahaya, oleh karenanya mengajak semua masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan cengan menggunakan Masker, sering mencuci tangan dengan sabun atau dengan hand sanitizer, dan menjaga jarak aman dengan orang lain. karena sekarang tidak hanya menyerang orang tua yang mempunyai penyakit bawaan, tapi sudah banyak anak-anak muda muda yang terpapar dan meninggal dunia. Gubernur telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 53 tahun 2020 tentang {enerapan Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pencegendalian Covid 19.
dimana ada sanksi administratif sebesar 250 ribu rupiah bagi yang melanggar ketentuan tersebut. Berharap masyarakat mematuhi protokol kesehatan agar kita sama sama selamat dari penyakit covid-19.
Muzamil mengaku di Kelurahan Karangketug Gadingrejo Pasuruan. Muzammil Syafii diwaduli masyarakat terkait dengan bahu yang menyengat akibat dari pengolahan dan penyamakan kulit hewan dari Pabrik Kulit Gajah yang terletak di Kraton Pasuruan, Pabrik Kulit Gajah tersebut konon katanya milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur, masyarakat sudah sering mengadukan permasalahan ini namun sampai sekarang belum ada penyelesaian yang berarti.
“mohon agar Bapak Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur menfasilitasi agar ada perbaikan pengolahan limbah pabrik kulit sehingga tidak mengganggu masyarakat sekitarnya.” Kata Mustofah warga Kelurahan Karangketuga Kota Pasuruan.

Muzammil berjanji akan membantu memediasi pertemua dengan instansi terkait untuk menyelesaikan masalah yang sudah berpuluh tahun meresahkan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut diserahkan bantuan berupa bibit ikan Nila sebanyak 5 ribu ekor dan biaya pakan untuk kelompok masyarakat sebagai bagian usaha meningkatkan gizi masyarakat.
Sementara itu kanh sobari yayasan peduli lingkungan pasuruan indonesia (YPLPI) mendukung dan mendesak agar segera ada perbaikan pengolahan limbah kulit yang di produksi oleh PT. wira jatim milik BMUD Prolinsi jatim itu. (sob/tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »