Khofifah : Satu Pondok Pesantren Satu Produk

Surabaya (wartaonline.co.id ) 22/8

Gebrakan Jawa Timur untuk membangun sumberdaya manusia terus dilakukan oleh gubernur jawa Timur, salah satunya pemberdayaan masyarakat pondok pesantren dan alumnni santri.

Dalam acara peluncuran one Pesantren one Produk (OPOP) yang digelar di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) kamis, 22/8, Gubernur Jawa Timur Kofifah Indar parawansa, mengatakan ” Masyarakat jawa timur harus makmur, masyarakat pondok pesantren dan alumni santri ayo mulai berwirausaha, jika ada satu pondok pesantren punya satu usaha maka akan bisa meningkatkan perekonomian pondok pesantren dan alumninya. salah satunya ponpes sidogiri pasuruan yang sudah mengawali saat ini mempunyai beberapa unit usaha.

Kofifah menambahkan sementara wirausaha santri ini fokus pada 3 pilar one pesantren one Produk (opop) yakni 1.Santripreuner yaitu orangnya 2.Pesantren Preuner yaitu pondok pesantrenya 3. Socio Preuner yakni komunitas atau alumni santri.

acara International Studium General Santripreneurship dan peluncuran one pesantren one produk (OPOP) ini dihadiri oleh Gubernur Jatim Kofifah Indar Parawansa, pakar Marketing Indonesia Kresnayana Yahya dab Hermawan Kartajaya , kacung marijan dan Mr. Ahmed osman (Mesir) dan Kim KiChan (korea)

Program unggulan jatim one pesantren one produk (OPOP) yang di luncurkan di Universitas Nahdlatul ulama Surabya.
Rektor Unusa surabaya Prof.Dr.Ir. Ahmad Jazidie mengatakan silahkan dan manfaatkan program ini, Unusa siap membimbing pelaku wirausaha. sementara ini yang dilakukan dikalangan mahasiawa memberikan dana bergilir nilainya Rp. 5 juta sampai 15 juta untuk belajar wirausaha.” katanya. (sob/gus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »