Tangkal faham Radikal kesbangpol gelar workshop Dengan Takmir Masjid

Pasuruan (wartaonline.co.id) 18/3

Untuk membentengi Faham Radikal dan Tindak Teoris pemerintah terus melakukan sosialisasi ke kalayak masyarakat. Hal ini di lakukan oleh Bakesbangpol Kabupaten Pasuruan bekerjasama dengan Lembaga Takmir Masjid Nadlatul Ulama (NU) di Ponpes Darul Khoirot Desa Ngerongan Kec. kraton Kabupaten Pasuruan minggu (17/3).

Akhir akhir ini banyak Faham faham Radikal yang diajarkan oleh sekelompok masyarakat yang tidak bertanggung jawab. sehingga perlu adanya Penangkal dari pengaruh tersebut.

Moh. Mundir Muslih ketua Takmir masjid NU kabupaten Pasuruan mengatakan “kita perlu waspapada dan antisipasi terhadap keluarga dan teman dekat kita dari pengaruh radikal da terorisme. dengan adanya lembaga takmir masjid kita bentengi keluarga dan teman dekat kita dari pengaruh itu.”katanya.

Karena masjid adalah tempat yang strategis sebagai penggerak masyarakat untuk bidang ibadah, sosial ,dakwah, sehingga mudah bagi terorisne menyebarkam faham itu,sehingga perlu adanya filter oleh pengurus Takmir masjid.

“Takmir masjid itu harus tahu ilmu tentang agama dan prilku sopan karena perilakunya di tiru oleh masyarakat” jika mengutif pepatah jakarta “gapain jadi pengurus Masjid kalau tidak nfapa ngapain, ngapain menjadi pengurus Mssjid kalau malu maluin” tambah Moh.mundir muslih.

Agus subagio dari Kesbangpol kabupaten Pasuruan mengajak masyarakat memahami pancasila sebagai lambang negara. disini ada nilai nilai falsafah yang bisa dijadikan filter dari berbagai pengaruh baik budaya.maupun politik. ada slogan Pancasila Jaya NKRI Harga Mati ini cukup mengigatkan kita sebagai rasa nemiliki bangsa dan Negara.

Sementara Drs. Suyono. M.Si Asisten Bidang Hukum Kabupaten Pasuruan menghimbau agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap ajakan maupun hasutan yang tidak bertanggung jawab . apalagi saat ini ada handphone yang canggih sehingga ada mudah di dapatkan .oleh karena itu perlu waspada dan jangan mudah di provokasi oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab.

Hadir dalam seminar itu kyai kyai dan Takmir- Takmir masjid se kec kraton . sebelum selesai panitia membuka tanya jawab . dan berfoto bersama. (sob/mun)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »