Ribuan Santri Dan kyai Pasuruan Raya Dukung Kofifah Jadi Gubernur Jatim

Pasuruan (wartaonline.co.id) 27/1

Ribuan Kiai, Ibu nyai, Gus dan santri berkumpul di Ponpes Darul Karomah sunan Gunung Jati, Desa Kramat, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, jawa timur Jumat (26/1/2018). Mereka datang dari berbagai pelosok penjuru desa di kabupaten Pasuruan untuk menggelar silaturahim sekaligus memberikan dukungan kepada bakal Cagub Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Dalam kesempatan tersebut, tuan rumah yang juga Dewan Ponpes Darul Karomah Gunung Jati, KH Jazuli Munif menegaskan kalau Khofifah merupakan santri sejati KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang sudah sepatutnya didukung mempimpin Jatim 2018.

“Bu Khofifah ini santrinya Gus Dur yang sejati, santrinya Gus Dur yang tidak neko-neko. Beliau terbukti menjadi ketua umum Muslimat NU empat periode. Ini menunjukkan bahwa beliau tidak diragukan lagi. Ijo njobo njero (hijau luar dan kader NU tulen). Dhohiron wa batinan,” katanya yang disambut aplaus hadirin yang memadati halaman POnpes tersebut.

sisi lain kofifah adalah Beliau santri setianya Gus Dur, guru beliau satu-satunya adalah Gus Dur, baik di dalam ilmu politik, ilmu strategi dan lain sebagainya,” jelasnya.

Karena itu, Kiai Jazuli meyakini warga Nahdlatul Ulama (NU) akan mendukung penuh Khofifah di Pilgub Jatim 2018. “Saya kira enggak perlu dikhawatirkan lagi. Saya yakin Nahdliyin (warga NU), santri sejati Gus Dur tidak akan kemana-mana, pasti akan kepada beliau pilihannya,” ujarnya, lagi-lagi disambut aplaus hadirin.

Hal sama ditegaskan Habib Idrus bin Hasan al Habsyi. Bahkan sebelum menyampaikan doa, dia mengajak para kiai, ibu nyai, gus dan santri se-Pasuruan Raya agar memilih Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jatim 2018.

“Hidup Bu Khofifah! Mudah-mudahan ke depan Jatim lebih baik dari sekarang. Umat Islam-nya kuat, bersatu dan kompak dalam menghadapi apa saja yang terjadi di Jatim. Amin ya robbal alamin. Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!” katanya penuh semangat.

Sementara putri pendiri Nahdlatul Ulama KH Wahab Chasbullah, Nyai Hj Machfudhoh menuturkan, Khofifah adalah perempuan dan pribadi yang cerdas. Empat kali terpilih menjadi Ketum PP Muslimat NU merupakan bukti kapasitasnya sebagai pemimpin.

“Saya sudah bertahun-tahun bersama beliau. Saya tahu betul Bu Khofifah ini orang yang cerdas dan punya kapasitas menjadi gubernur. Komitmennya pada NU tak perlu diragukan. Darahnya saja hijau (NU),” ucapnya.

Mendapat sanjungan dari kiai, habib dan ibu nyai, Khofifah tetap rendah hati dan meminta restu agar diberi kemudahan di Pilgub Jatim 2018 bersama Emil Dardak yang juga mantan ketua Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) Jepang.

“Mohon pangestu (restu) kiai dan habaib, saya bersama Pak Emil Dardak sudah mendaftar ke KPU sebagai calon gubernur dan wakil gubernur,\” tandasnya. Dalam kesematan tersebut, Khofifah juga memberikan bantuan dan santunan untuk 100 anak yatim. (Anik/DS/sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »