Pilkada probolinggo mulai semarak calon diarak naik kereta kencana

Probolinggo (WartaOnline.co.id) 12/1, 

Pilkada di kabupaten Probolinggo mulai rame jika dibandingkan daerah tetangga sebelah.

Di KPU Kraksaan Probolinggo jawa timur, Pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Probolinggo, Berdoa bersama di PP Badridduja kraksaan dengan para kyai & habaib se kabupaten Probolinggo di antaranya Kyai Abu Yazid bustomi Togas, Kyai imam Qusyairi Paiton, Kyai. Saiful Hadi Togas, Kyai Maimun wafi Nurul jadid, Kyai Musthofa Badri dan Kyai Tauhidullah Badri , pengasuh PP Badridduja kraksaan dan juga bersama ribuan pendukung MMC – Malik Muzayyan Cocok.

Dengan naik kereta kuda hias Pasangan calon bupati dan wakil bupati Probolinggo, Jatim, Malik Haramain dan Muzayyan Badri, mendaftarkan diri ke KPU kraksaan, Rabu 10 Jan 2018 siang. Pasangan tersebut diusung koalisi PKB dan Demokrat.
Kurang lebih tiga kilometer MMC berangkat dari PP. Badridduja menuju KPU selain di antar kereta kuda hias ribuan pendukungpun serta keamanan semangat mengawal sampai tujuan dengan lancar sukses.

Malik Haramain yang juga pimpinan komisi VIII DPR-RI ini menyatakan, dirinya ingin membangun pilkada yang sehat dan tentram. Ia juga berharap, lewat pilkada akan muncul pemimpin yang baik, yang akan membawa Kabupaten Probolinggo lebih baik dari sekarang.
“Kami optimis dan yakin masyarakat sudah cerdas. Tak ada kemajuan tanpa perubahan,
Dan dengan naik kereta kuda hias atau dokar ingin menghibur masyarakat Probolinggo karena sudah jarang ada”.

Begitupun Pidato Singkat Lora Muzayyan Badri (Calon Wakil Bupati Probolinggo)
“Jika saya ditakdirkan menjadi Wakil Bupati Kabupaten Probolinggo, saya tidak akan menghadirkan Para Kyai dan Habaib di Pendopo Kabupaten, tapi kamilah yang harus mendatangi ke dhalem Para Kyai dan Habaib. Sebab tidak ada artinya apa-apa jabatan dibandingkan kemuliaan Para Kiai dan Habaib”.

Memang koalisi partai pengusungnya lebih banyak lawannya Puput Tantriana Sari – Timbul Prihanjoko, yang meliputi NasDem (14 kursi), Golkar (5 kursi), PDIP (5 kursi), PPP (3 kursi) dan Gerindra (5 kursi). tapi Malik Haramain tidak mempermasalahkannya tetap semangat optimis bisa menang meski PKB (9 kursi) dan Demokrat (1 kursi) Sebab jumlah parpol yang mendukung pasangan calon, tidak mempengaruhi pilihan masyarakat. Pilihan masyarakat menurutnya tergantung pada figur calon. (Sob/udin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »