Peringati Hari lingkungan Hidup Gelar Kemah Di lereng Gunung Bromo Tosari

Pasuruan (wartaonline.co.id) 11/9

Peringatan Hari lingkungan Hidup Sedunia di Pasuruan digelar di lereng Gunung Bromo Tosari Pasuruan jawa Timur.
Acara peringatan Hari lingkungan Hidup dengan menggelar sarasehan dan kemah Hijau.
Acara itu dihadiri oleh Bupati Irsyad serta muspida serta masyarakat pecinta lingkungan.

Acara selama 3 hari itu para kader lingkungan diberikan materi Tentang pelestarian lingkungan dan peduli lingkubgan. Selain itu bupati dan pecinta libgkungan membubuhkan tanda tangan dispanduk yang telah di sediakan panitia pada peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia di Tosari pada (11/9).

Tampak Bupati Irsyad, membubuhan tanda tangan tersebut diatas kain spanduk sepanjang 10 meter. Kemudian di ikuti oleh Wakil Bupati Pasuruan, Riang Kulup Prayudha, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Muchaimin, Camat Tosari, Taufiqul Ghoni, para undangan lainnya serta pegiat lingkungan dan masyarakat sekitar.

Bupati Pasuruan HM. Irsyad Yusuf mengatakan tanda tangan di kain spanduk ini tak lain sebagai bentuk komitmen bersama untuk saling mengingatkan satu sama lain, terutama pentingnya menjaga keseimbangan alam sekitar.

” Dengan kebersamaan menjaga pelestarian lingkungan dengan sadar Minimal kita tidak membuang sampah sembarangan.
Apalagi sampai dibuang ke sungai, atau bahkan laut. Jangan kita kotori sungai dan laut kita dengan sampah, karena dampaknya adalah pada anak cucu kita kelak. Selain itu, mari kita galakkan program reboisasi secara berkesinambungan, menjaga keseimbangan alam agar terhindar dari bencana seperti tanah longsor, kebakaran dan banjir,” katanya.

Selain itu Subari ketua Greenpas Indonesia mengatakan ” peduli lingkungan kita ciptakan dari diri sendiri melalui dari lingkungan kita sendiri kemudian dilanjutkan bisa melalui pendidikan di sekolah serta mari kita ciptakan kampung atau sekolah sadar lingkungan” katanya .

“Contohnya banyak warga yang masih buang sampah disebarangan dan menebangan pohon hutan secara besar besaran yang mengakibatkan banjir, karena tidak sadar akan lingkungannya. Selain itu juga pejabat sebaiknya bertindak tegas apabila melanggar aturan tentang lingkungan hidup.” Katanya.

Pada puncak peringatan Hari lingkungan Hidup sedunia itu, Bupati Irsyad juga melakukan penanaman bibit pohon penghijauan di sekitar lokasi kemah Hijau serta pemberian hadiah untuk para pemenang lomba kebersihan antar organisasi perangkat daerah (OPD), lomba kebersihan antar perusahaan, serta lomba karya ilmiah pelajar SMP dan SMA serta para juara lomba kreasi busana daur ulang. (Sob/tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »