Ruqyah Metode Pengobatan ala Rosululloh

Pasuruan (wartaonline.co.id) 17/7

Untuk memberikan kemudahan berobat dan syiar agama, tim Ruqyah ahli sunah wal jamaah dari PCNU Bangil pada Ahad, 16 Juli 2017, pukul 08.00-11.30 di masjid cangkring malang Beji pasuruan, mengadakan bakti sosial pengobatan massal dengan metode Ruqyah.

Peserta Ruqmah yang datang langsung menuju rang teras masjid masjid Mubarokah. Masjid megah yang masih menyelesaikn pembangunnya itu, menjadi saksi bisu atas pengobatan dan Da’wah JRA An Nahdliyyah El Paidi mengawali bakti. Sosialnya.

Suara lantunan Sholawat Nabi yg merdu seakan mngajak jamaah El Paidi unt menjadikn Baginda Nabi Muhammad sebagai *Sang Motivator Da’wah.*
Sampai pd jam 08.10 acara dimulai dengan Pembacaan Rotibul Haddad oleh Ust Abdulloh Ar Roja’i.

Acara Ruqyah ini dipandu oleh Gus Imam Al Hafizd sbg pengatur acara, itu langsung disambut oleh Bpk Kepala Desa setempat.
Jamaah sekitar 100 orang mulai termotivasi ketika Zakki Ahmad El Paidi* mengawali Ruqyah dgn mensugesti peserta agar sll menghadirkan *Allah Swt* dlm setiap gerak aktivitas kehidupn kita. Beliau menekankan pentingnya *Niat* dalam mengawali pengobatan. Tawassul kpd Kanjeng Nabi, shabat, para Wali, ulama dan guru kita (Gus Ama’) menjadi password muqoddimah ruqyah.

Tak ayal jamaah semakin merasakan energi positif dr mulut manis Kang Zakki.

Ruqyah langsung disambung oleh Ust. Abdulloh dengan metode Air Asmaan ustad yang mempunyai _azam_ El Paidi harus Go Internasional ini, mempraktekkan tekhnik awal dgn sangat baik.

Nyaris semua jamaah bereaksi (muntah²), namun, meskipun kami tdk bs menghindar dr jamaah yg kesurupan, menangis, dll.
Bbrp jamaah yg kesurupan langsung dipisahkan dr jamaah lain untuk penanganan tersendiri.

Menurut catatan Abah Sutris El Paidi, data keluhan marqi beraneka ragam, mulai dari keturunan, kanker, stroke, lebay emosional, asam lambung, kolesterol, asam urat, pusing, perjodohan, dll. -mudah²an Allah swt mengangkat penyakitnya.

Hasil identifikasi ruqyah tahap awal dilanjutkn tahap berikutnya, yakni berdiri yg dipandu langsung oleh Gus Imam Al Hafidz.

Alhamdulillah tahap ini bisa berjalan dengan lancar, meskipun beberapa marqi kembali mengalami reaksi hebat dgn muntahan, menangis, dan kesurupan total.
Tepat pukul 11.30 acara selasai dilanjut sholat jamaah dhuhur, ramah tamah dan evaluasi.

“Mudah²n Allah senantiasa memberikan Ridlo dan kesembuhan pd kita semua, Amiin”kata Zaky Tim pengobatan.

Tanggapan dari beberapa pasien merasakan hal yang berbeda pasca Ruqyah. Sadad dari Bangil mengatakan ” ya saya merasakan punggung dan pundaknya terasa ringan dari yang sebelumnya merasakan berat dan temperamental.” Katanya

Begitu pula yang dirasakan Mas Rozi dari Sidoarjo, ia sebelumnya mengamalkan bacaan² dari buku yang ia beli tanpa digurukan. Ketika diruqyah, reaksi kesurupan total dari puluhan bangsa jin yg bersarang di tubuhnya meronta, hingga salahsatu jin yang mengaku bernama RAJA KERA berkomunikasi dgn penulis, dan terjadilah negosiasi -tentu materi da’wah manjadi bagian dari negosiasi-, sampai pada akhirnya semua yang bersarang dalam tubuhnya bisa keluar dengan mudah tanpa kekerasan. Dan pasienpun merasakan tubuhnya ringan dan tenang.(zak/sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »