Bangkitkan Ekonomi melalui Gerakan Belanja Di warung Tetangga

Pasuruan ( wartaonline.co.id) 7/10

Untuk meningkatkan ekonomi rakyat kabupaten Pasuruan .Bupati pasuruan HM.Irsyad Yusuf melakukan gerakan ekonomi kerakyatan benar-benar terbukti mampu menjadikan posisi ekonomi masyarakat yang mandiri dan kuat. Hal itu dibuktikan saat terjadi krismon tahun 1998, hanya ekonomi yang berbasis masyarakat yang tetap kuat dan tak terkena dampaknya.

Hal ini di apreasiasi PBNU dan direspon oleh PWNU melaksanakan gerakan ekonomi umat. Kemarin Jum’at 6 Oktober 2017 bertempat di Gedung Segorpuro Pendopo Kab. Pasuruan, PCNU mengumpulkan 160 alumni PKPNU dari ke empat angkatan melaksanakan kegiatan yang bertajuk sarasehan menghadirkan IW (instruktur wilayah)PKPNU PWNU H. Ahmad Khoiri, SH, M.MKes memberikan tips ekonomi keumatan melalui Gerakan Nusantara Mart.

Dengan berpakaian sarung dan baju putih khas kader PKP acara berlangsung dengan baik. Para peserta terbakar jiwa enterpreneurnya saat mendengar paparan program Nusantara Mart. Gerakan ini wajib dilaksanakan mulai dari pusat hingga MWCNU, sehingga setiap MWC akan membuka Nusantara Mart, yang bakal menjadi pesaing berat bagi usaha waralaba Indomart, Alfamart dan sejenisnya. Bahkan tidak mustahil usaha waralaba milik orang-orang anti Islam itu akan gulung tikar karena umat Islam telah memiliki sarana untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Saat ini umat Islam khususnya warga NU masih bergantung dan suka belanja di Indomart atau Alfamart. Padahal mereka nggak sadar jika warga NU telah membesarkan ekonomi non muslim. Bahkan karena uang kembalian yang recehan itu selalu diminta untuk donasi yang tak jelas ternyata memperkaya organisasi non muslim. Oleh karena itu sudah saatnya kita menjadi besar dan menguasai ekonomi sehingga umat Islam tak lagi menjadi penonton tetapi sudah harus menjadi pemain ekonomi.

” Kini kita harus bangkit dari ketergantungan produk orang lain dan menggunakan SDM sendiri”, kata H.Soleh Hayat PWNU Jatim saat ditemui usai acara. (Irham/sob).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »