PCNU Pasuruan : Batalkan Pemberlakuan 5 Hari Sekolah

Pasuruan (wartaonline.co.id) 12/6

Rencana pemberlakuan 5 hari kerja jam belajar di sekolah tahun ajaran 2017/2018 mulai banyak di protes oleh kalangan masyarakat.

Pengurus PCNU kabupaten Pasuruan KH.Mujib Imron yang membidangi lembaga pendidikan Ma’arif kabupaten Pasuruan menolak rencana pemberlakuhan jam belajar di sekolah hanya 5 hari.

menurutnya hal ini pemerintah tidak sesuai dalam uu pendidikan .mendiknas membuat kebijakan sepihak tanpa melibatkan lembaga pendidikan dan elemen masyarakat.

oleh karena itu kami mengambil sikap sebagai berikut :
1. kembalikan jam belajar di sekolah 6 hari kerja.
2. Tambahi Jam pendidikan Agama sebagai muatan karakter dan budi pekerti.
3. Mengurangi jam mengajar guru sehingga kebijakan ini meresahkan guru dan siswa.

Jika presiden dan mendiknas tidak membatalkan rencana pemberlakuan maka para lembaga pendidikan di bawah naungan maarif dan madrasah Diniyah akan melakukwn protes. Karena bulwn puaa tunggu setelah puasa “kata KJ. Mujib Imron kepada wartawan media ini.

Sementara mohamad Sobari Pengamat Pendidikan mengatakan” ini ganti mentri ganti kebijakan tidak melanjutkan yang sudah ada dan mencarikan solusi yang terbaik untuk perkembangan Pendidikan , guru dan siswa bukan kelinci percobaan.ingat keberhasilan pendidikan bukan dari kebijakan semata mrlainkan dengan pendidikan karakter dan budi pekerti dengan ini akan mrubah mental bangsa menjadi sosok yang beriman dan bertaqwa.terjadinya korupsi karena dari kurangnya di tanamkan pendidikan yang religius, karakter jujur, disiplin dan tegas ” kata mohamad sobari kepada wartaonline.co.id ( sob/tot)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »