Banyak penulis Berita tidak beretika jurnalistik

Lampung (wartaonline.co.id) 4/6

Kemajuan teknologi memudahkan setiap orang untuk mengakses berbagai berita dan informasi. Bahkan, kemajuan teknologi bisa melahirkan banyak jurnalis, atau penulis berita yang aktif mengirim rilis ke media massa. Akan tetapi banyak pula penulis berita itu yang kurang memperhatikan kode etik jurnalistik.

Demikian dikatakan ketua Lembaga Ta`lif wan Nasyr ( LTN) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung, Ila Fadilasari, saat menyampaikan materi pelatihan jurnalistik untuk pelajar putera puteri NU Lampung. Kegiatan yang bertajuk “ Ma`had Sohafiyah, Jurnalisme untuk Suyiar Islam Aswaja itu digelar sehari penuh, Minggu,( 04/06/2017) di kantor PWNU, Jalan. Cut Mutia Bandar Lampung.

“Sekarang banyak orang dengan mudah menjadi penulis berita atau jurnalis, akan tetapi kurang atau bahkan tidak memperhatikan etika jurnalistik,” katanya.

Lebih lanjut mantan jurnalis Metro TV tersebut berharap dengan adanya pelatihan jurnalistik kepada pelajar NU, ke depan akan mampu melahirkan insan –insan jurnalis yang memahami akan kode etik serta kaidah jurnalistik. Sehinggga apa ditulis dan dishare ke publi, bukan sebuah kebohongan dan merugikan masyarakat.

“ Kode etik itu sesuatu yang sangat penting bagi seorang jurnalis, karena kode etik tersebut menjadi sandaran utama dalam menulis berita atau membuat rilis,” katanya.

Sementara itu ketua panitia Erzal Syahreza Aswir mengharapkan kader-kader IPNU-IPPNU dari berbagai kabupaten/kota di Lampung itu, seusai pelatihan itu mampu mempublikasikan kegiatan lembaganya di media massa, atau setidaknya di website PWNU Lampung.

“Selain itu kader IPNU-IPPNU diharapkan mampu menulis artikel yang bisa mewarnai pemikiran orang banyak dan memanfaatkan media publikasi Islam sebagai sarana dakwah yang damai,” katanya.

Pelatihan jurnalistik yang digelar LTN NU Lampung itu diikuti oleh 35 peserta perwakilan pengurus IPNU-IPPNU dari beberapa daerah se-Lampung. Kegiatan tersebut juga menghadirkan dua narasumber yaitu ketua LTN NU Ila Fadilasari yang menyampaikan pengantar jurnalistik dan teknik menulis berita.

Satu pembicara lagi yaitu Safwanto, editor website nu-lampung.or,id,  yang menyampaikan materi teknik menulis artikel. Diakhir materi, peserta juga mengikuti sesi praktek atau menulis berita dan artikel. (Sunarto/sob)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »