Sumber Mata Air Teleng Sundul surut

Magetan (wartaonline.co.id) 24/4

Kondisi sumber mata air teleng desa Sundul kecamatan Parang kabupaten Magetan kini mulai surut. Surutnya sumber mata air teleng ini telah terjadi dalam kurun dalam 2 tahun ini. Ketika wartaonline.co.id (24/4) berkunjung kelokasi kini kondisi kotor dan mengenaskan tampak kurang dirawat. Dulu sumber mata air teleng ini menjadi sumber mata air bagi masyarakat desa sundul dan sekitarnya.
Dari pantauan wartaonline.co.id dilokasi tgl 24 April 2017 kondisi lokasi sumber mata air ini mengenaskan dan kotor.
Tampak ada bocah yang sedang bermain dilokasi menunjukan sumber mata air yang sudah mulai surut dan kini di penuhi daun daun kering yang jatuh di sumber mata air.

Suyono warga sekitar jambu desa sundul mengatakan ” ya dulu sumber mata air teleng ini tidak dirawat sehingga debit airnya mulai surut. Seharusnya pemerintah desa bisa merawatnya dan bisa dijadikan obyek wisata.” Katanya.

Sementara kang sobari warga asli Sundul etan yang sedang pulang kampung mengunjungi sumber air Teleng ini terkejut dan tidak percaya jika sumberata air Teleng kini kondisinya tidak terawat dan memprehatinka.” Dulu pernah ditinjau Bupati Magetan Sumantri , kok kini tidak ada kelanjutannya. Ayo warga Sundul lestarikan sumber mata air teleng ini sumber mata air kehidupan warga sundul. Wah gawat jika sumber mata air ini sampai habis terus kemana warga Sundul akan mencari air. Padahal sumber mata air ini sumber kehidupan warga desa sundul dan desa sekitarnya seperti Desa Krowe.Krajan dan wates kecamatan lembeyan.

Pantuan dilokasi banyak selang yang disalurkan ke sumber mata air kemudian diserot dengan mesin diesel sehingga air terus berkurang tanpa di ikuti perawatan di sekitar lokasi sumber mata air.

Semoga dengan informasi ini pihak pemerintah khussusnya desa sundul kecamatan parang dan bupati terketuk hatinya untuk merawat dan melestarikan sumbet mata air Teleng ini.” Terang kang sobari asli warga Sundul. (Soyb/tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »