Air bersih muncrat di area persawahan Pasuruan

Pasuruan (wartaonline.co.id) 19/3

Air bersih yang muncul dari permukaan tanah di desa Wates Tani kecamatan nguling kabupaten pasuruan jawa timur. Air tampak bersih dan bening ini di gunakan warga setempat untuk keperluan minum dan masak di rumah.

Dengan mengalirnya air bersih ini Sehingga Puluhan warga rela antri demi mendapatkan air bersih dari sebuah mata air itu. Asal mula air ini muncul di bor oleh warga sehingga sehingga airnya terus mengalir tanpa pompa air. Kedalaman pengeboran sekitar sedalam 118 meter, yang berada di area persawahan milik warga Desa Watestani, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan.
Jupri warga setempat mengatakan , bahwa mata air buatan yang telah mengeluarkan air bersih sejak tahun 1976 itu, dikonsumsi oleh warga sebagai air minum tanpa harus direbus terlebih dulu.
“Selain airnya yang jernih dan segar, rasanya pun juga mirip dengan minuman mineral. Hal itulah salah satu yang mendasari banyak warga untuk mengambil air di sini,“ ujar jupri yang ketemu wartaonline.co.id, saat ambil air di lokasi.
Ia mengatakan, hampir setiap hari tempat itu tak pernah sepi dikunjungi banyak orang yang akan mengambil air bersih. Bahkan ia mengaku, dalam setiap dua hari sekali dirinya selalu datang untuk mengambil air dari mata air buatan tersebut.
“Biasanya saya kalau mengambil air di sini yaitu dengan cirigen,dan galon dan air yang saya ambil ini untuk dikonsumsi sebagai air minum tanpa dimasak. Sedangkan air sumur di rumah saya hanya dipakai untuk mandi dan mencuci,” ucapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala kampung setempat, Sutrisno mengatakan, bahwa setiap hari Sabtu dan Minggu, kondisi di tempat itu selalu ramai. Pasalnya banyak warga yang berasal dari tetangga desa di luar Pasuruan seperti Kabupaten Probolinggo, yang rela datang ke lokasi, hanya sekedar untuk mengambil air bersih tersebut.
“Dulu pernah air tersebut di uji labooratorium. Alhamdulillah, dari uji lab. itu dapat diketahui kelau air yang ada dalam air tersebut aman untuk diminum tanpa harus dimasak terlebih dulu,” terangnya kepada wartaonline.co.id (sob/tot)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »