NASIB JESSICA DI TENTUKAN HARI INI OLEH HAKIM

Jakarta (wartaonline.co.id) 27/10

Sidang kasus pembunuhan terdakwa Jessica Kumala Wongso yang menjadi terdakwa kasus Kopi Sianida dengan agenda pembacaan vonis,harini terpaksa di tunda . Hal ini yang membuat para pemerhati hukum di tanah air ini gregetan. Bayangkan kasus pembunuhan dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso, terdakwa pembunuh Wayan Mirna Salihin seperti serial sinetron di tv. para pemirsa televisi ini kecewa, hal ini di katakan Ali sodikin pemerhati hukum dari Yayasan penduli perlindungan perempuan (YRPP) pasuruan jawa timur. diundur.

Menurut jadwal di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sidang dimulai pukul 10.00 WIB. Tapi, ternyata ditunda sampai pukul 13.00 WIB.

“Majelis Hakim belum siap, makanya sidang diundur nanti siang,” ujar Yudi Wibowo Sukinto, pengacara Jessica seperti yang di kutif dari radio suarasurabaya, Kamis (27/10/2016).

Sidang kasus pembunuhan denga terdakwa Jessica ini akan dipimpin Kisworo sebagai Ketua Majelis Hakim, serta Binsar Gultom, dan Partahi Tulus Hutapea selaku hakim anggota.

Sekarang, Gedung PN Jakarta Pusat dipenuhi sekitar seribuan pengunjung yang rata-rata masyarakat umum, dan mau menyaksikan langsung sidang vonis Jessica.

Made Sandy Salihin, kembaran Wayan Mirna Salihin terlihat berbaur dengan kelompok massa di depan ruang sidang, yang menginginkan Jessica dihukum berat.

Mereka kompak memakai kaus warna putih, dengan foto Mirna dan bertuliskan Justice for Mirna.

Sedangkan di halaman PN Jakpus, puluhan pendukung Jessica berkumpul sambil meneriakkan dukungan, supaya Jessica bebas dari hukuman.

Aparat kepolisian sejak pukul 09.00 WIB tadi terpantau bekerja keras, mengatur massa yang datang di PN Jakarta Pusat.

Sekadar diketahui, pada persidangan tanggal 5 Oktober lalu, Jaksa Penuntut Umum menilai Jessica secara sah dan meyakinkan melakukan Pembunuhan Berencana, dan menuntut 20 tahun penjara. Sedangkan Jessica, yakin kalau dia akan bebas dari hukuman.(rid/dwi/ipg/sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »