Tony DPO kasus Jasmas Pasuruan ditangkap

Pasuruan Kota (wartaonline.co.id) 19/9

Pelarian Toni Heri Sulistyo (53) warga Desa Ketegan RT 01 RW 02, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, akhirnya kandas, dia di tangkap oleh anggota buser polres Blitar di kediamannya. Tony sebelnumya di tetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dana Jaringan Aspirasi Masyarakat (Jasmas) DPRD Provinsi Jatim tahun 2012-2013 senilai Rp 2,5 triliun.

Toni salah satu dari empat peaku yang ditangkap tim dari Polres Blitar. Selain ditetapkan DPO sejak Februari 2015 Kejari Bangil, Toni juga menjadi buronan kejaksaan di Jatim. Selain terlibat kasus korupsi Jasmas di Pasuruan, ia juga terlibat kasus serupa di sejumlah daerah, di antaranya Blitar.

“Ditangkap pada Minggu (18/9) siang. Tim dari Polres Blitar kordinasi dengan kami sebelum menangkap,” kata Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Riyanto, Senin (19/9/2016) siang tadi.

Tony ditangkap di rumahnya di Dusun Pengkol, Desa Gondangrejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, yang juga wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. “Tanpa perlawanan,” imbuh Riyanto.

Setelah digelandang ke Mapolres Pasuruan, Toni langsung dibawa ke Polres Blitar. Sebelum dibekuk tim dari Polres Blitar, Toni selama ini bebas berkeliaran seakan tidak dapat tersentuh aparat hukum.seakan akan Kejari Bangil kesulitan menangkap Toni.

Tony buronan Kasus korupsi dana Jasmas di Kabupaten Pasuruan ini sebelumnya sudah menyeret 4 tersangka. Tiga tersangka diantaranya divonis yakni, Sugiarto divonis 6 tahun 6 bulan penjara. Sugianto 1 tahun dan Jumain 1 tahun penjara. Sementara Toni sendiri baru tertangkap.

Dalam kasus ini, negara di perkirakan dirugikan sekitar 2,5 M. hal ini diperoleh dari keterangan Kejari Bangil setelah memanggildan memintai keterangan dua pejabat Biro Administrasi Pemerintahan dan Umum (Adpum) Pemprov Jatim. Dana Jasmas DPRD Jawa Timur tahun anggaran 2012-2013 senilai Rp 2,5 triliun.
(sob/tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »