PASURUAN CARNIVAL MASIH SEWA PAKAIAN DARI LUAR KOTA

Pasuruan wartaonline.co.id 16/9
peringatan hari ulang tahun kabupaten pasuruan ke 1087, Warga kabupaten pasuruan menggelar pawai carnival yang memakai pakaian aneka kreasi. tahun ini di lakukan di kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan. acara ini dikenal dengan nama Pasuruan Fashion Carnival (PFC) 2016. Pagelaran fashion yang bertemakan potensi pesona alam Kabupaten Pasuruan di ikuti oleh se kemenempuh rute sejauh 2 KM dari Alun-alun Kota Bangil. Sedikitnya 187 pelajar SMP, SMA dan SMK se Kabupaten Pasuruan bersemangat mengikuti fashion on the street kali pertama di Bangil.

para pelajar dan guru Serta masyarakat mulai jam 13.00 wib sudah memenuhi sepanjang jalan alun alun Bangil.untuk memberikan pengamanan bagi para peserta carnival di beri pagar betis dengan menggunakan tampar yag di pegangi oleh petugas keamanan.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengatakan, Pasuruan Festival Carnival 2016 ini merupakan salah satu bentuk perhatian Pemkab Pasuruan untuk mempromosikan potensi pesona alam kepada masyarakat luas. “PFC ini secara periodik akan digelar sebagai bagian ajang promosi pariwisata, ” ujar Irsyad, disambutannya.

Dikatakan, pemerintah memberikan perhatian kepada para pelajar untuk mengembangkan kreatifitas dan seni dalam kegiatan PFC 2016 ini. “Fashion ini menonjolkan potensi pesona alam Kabupaten Pasuruan yang selama ini kurang dikenal. Sehingga dengan fashion kali ini biza dikenalkan kepada masyarakat luas,” papar Bupati Irsyad Yusuf.

Menurut Gus Irsyad, panggilan akrabnya, ajang PFC ini juga sebagai bentuk apresiasi kepada para pelajar dan pekerja seni untuk mengekspresikan karyanya dalam sebuah pagelaran PFC. Sehingga pada masa mendatang, kreatifitas para pekerja seni dapat semakin berkembang lebih baik dan ditingkatkan.

“Pihak sekolah tentu melibatkan para pekerja seni disekitarnya untuk mendesain busana yang diperagakan dalam PFC. Saya yakin hal ini akan menumbuhkan kreatifitas dan gagasan baru dalam setiap even yang akan terus dilaksanakan pada masa mendatang,” terangnya.

Mohamad supandri kepala SMkN Bangil , mengaku senang bisa turut berpartisipasi dalam PFC 2016. Ia mengaku telah menyiapkan diri dengan baik untuk bisa menampilkan peragaan busana di depan masyarakat Kabupaten Pasuruan. karya dipakai anak didiknya ini merupakan buatan sendiri. bahan yang di gunakan sebagain barang bekas dan beli yang di rangaki dengan menggunakan penyangga bambu.

sementara dari pengamatan mohamad sobari pengamat lingkungan di lokasi ada sebagian peserta yang memaki pakai kostum sewa hingga puluhan juta rupiah. ” ya jika menggunakan tema peson alam kabupaten pasuruan ya seharusnya memkai pakai yang benuansa alam bahan baju karnaval. Bunga krisan merupakan salah satu potensi pertanian di Kecamatan Tutur, ” ucap mohmad sobari .(sob/tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »