Anggota DPRD Propinsi Jatim 10 mangkir di Tes Urine

Surabaya (wartaonline.co.id) 13/5

Sebanyak 10 anggota DPRD Jawa Timur mangkir dari tes urine yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur. Dari 100 anggota DPRD, yang mengikuti tes urine kali ini hanya 90 anggota.

“Kita memang tidak bisa menghadirkan seluruh anggota DPRD, semua tergantung masing-masing anggota,” kata Abdul Halim Iskandar, usai mengikuti tes urine di gedung DPRD Jawa Timur, Jumat (13/5/2016).

Menurut Halim, tes urine ini bagian dari upaya DPRD membersihkan internal dari pengaruh negatif penggunaan narkoba. Dengan tes urine, para anggota diharapkan benar-benar bersih dari penggunaan narkoba.

“Nanti kita lihat hasilnya, jika memang positif, akan diperiksa lebih lanjut karena tidak semua positif itu karena menggunakan narkoba. Bisa jadi, diakibatkan beberapa faktor misalnya minum obat,” kata dia.

Apapun hasilnya, kata Halim, selanjutnya akan dilaporkan ke induk masing-masing partai untuk menindaklanjutinya.

Halim mengatakan, rencana BNNP Jawa Timur untuk melakukan tes urine sebenarnya sudah diberitahukan kepada seluruh anggota.

Sementara itu, AKBP Firmansyah, Kepala Bidang Pencegahan dan Rehabilitasi BNNP Jawa Timur mengatakan, tes urine ini merupakan bentuk kerjasama antara Sekretariat DPRD Jawa Timur dengan BNNP untuk menyukseskan program pencegahan, pemberantasan dan penyalahgunaan narkoba.

“Kami mengecek apakah ada kandungan narkoba atau tidak dari sampel urine milik para wakil rakyat ini,” kata dia.

Lebih lanjut, BNNP akan terus melaksanakan komitmen bersih diri dari narkoba yang sekarang sedang didengungkan dengan bentuk stiker bertuliskan Stop Narkoba. (fik/ipg/sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »