Pasca Di Resmikan, sentra Produk Unggulan UKM Bangil sepi Pengunjung

Pasuruan (wartaonline.co.id) 7/3

Sentral UKM dan produk unggulan kabupaten paasuuan ,Pasca diresmikan dan dibuka oleh Bupati Pasuruan. Irsyad Yusuf kini sepi pengunjung. Hal ini dikarenak kurangnya promosi sehingga masyarakat yang ingin mencari oleh –oleh di lokasi central Produk unggulan banyak yang masih tutup kiosnya.

Sentra ukm dan produk unggulan ini semula tempat memamerkan produk unggulan kabupaten Pasuruan yang di kenal dengan central Bordir (bangkodir) bangil Kota Bordir. Dengan pergantian Bupati kini berubah menjadi sentral UKM dan Produk Unggulan Kabupaten Pasuruan.

Sri w. Suwarno ketua Aspendir (asosiasi pengusaha Bordir) Bangil menanyakan keberadaan ikon bangil Kota Bordir. “ dengan dibukanya sentra UKM dan produk unggulan UKM, setiap asosiasi di berikan bedak untuk memajang produk yang di hasilkan . yang kami tanyakan ke pemerintah dimana sentral kampung Produk bordir di bangil ini . kini aspendir di beri 2 bedak yang bisa mewakili anggota untuk memamerkan produknya di central UKM” katanya sri W suwarno kepada wartaonline.co.id ( 5/3)

Produk Bordir Pasuruan kini mulai lesu pasarnya. Sehingga perlu cara bagaimana caranya produk unggulan Bangil Bordir bisa kenal ke masyarakat seperti dulu.
Pantuan wartaonline.co.id d lokasi pasca di resmikan central UKM dan produk Unggulan Pasuruan kini sepi pengunjung ada siang hari, sehingga masyarakat yang akan mencari produk yang diinginkan banyak bedak yang sudah tutup. /tidak buka .

Mohamad sobari Pengamat wirausaha kabupaten Pasuruan, mengatakan pelaku wirausaha di kabupaten Pasuruan mulai lesu. Sehingga pemerintah harus mempunyai cara atau inovasi untuk memasarkan Produk-produk masyarakat , jangan sampai bedak yang dibangun yang di berikan ke masyarakat itu mangkrak. Kenapa Pasca Di resmikan oleh Bupati para pedagang UKM enggan buka untuk berdagang ? Hal ini menjadi pertanyaan bagi warga kita semua, jika bedak yang bangun itu tidak buka lebih baik, bedak ukuran 3 x2 M itu di alihkan kepada masyarakat yang membutuhkan , misalkan PKL dan pedagang Keliling ” kata mohamad sobari pengamat Wirausaha.

Selain itu juga kurangnya promosi ke kalayak masyarakat melaui media sehingga masyarakat sekitar pasuruan tidak mendengar dan melihat adanya produk-produk unggulan Pasuruan. Saat pembukaan Sentra Produk unggulan dan pelaku UKM, di resmikan sarana promosi masih minim sehingga saat acara berlangsung sarana telekomunakasi fasilitas internet yang di pasang oleh telkom kurang terawat sehingga jaringan internet wifi pada saat itu kurang berfungi dengan baik.

Banyak bedak yang menerima Bedak di sentral UKM dan Produk unggulan adalah para pelaku UKM yang kenal dan mempuyai perusahaan produk besar, bukan untuk orang kecil yang di
data yang jualan di pinggir-pinggir jalan, tetapi untuk para pelaku UKM yang sudah mapan dan mempunyai modal diberikan bedak di sentral UKM Bangil.

Daya Uji kabid Promosi dan Pemasaran Disperindag Kabupaten Pasuruan, ketika dikonfirmasi mengatakan “ ya bedak-bedak ini untuk asosiasi para plaku usaha ukm di Kabupaten Pasuruan, saya tarik kesini, untuk memeriahkkan sentral UKM Pasuruan,” Katanya. (sob/tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »