Nilai Uang Rupaih kini Terus Menguat kenapa ?

Surabaya (wartaonline.co.id) 10/3

Nilai mata uang Rupiah kini mengalami tren yang menguat beberapa waktu belakangan ini. Data terakhir, pada Kamis (10/3/2016) malam, nilai tukar rupiah menguat 105 poin dari Rp. 13.157 menjadi Rp. 13.052.

Herman Halim Ketua Perhimpunan Bank Umum Nasional (Perbanas) Jawa Timur mengatakan, tren penguatan rupiah ini harus dijaga bersama-sama.

Tidak hanya dari sisi ekonomi saja, namun harus dijaga dari sisi perpolitikan dalam negeri.

“Kegaduhan-kegaduhan politik itu sudah seharusnya dihindari sekarang juga. Ekonomi sudah mulai sejuk, jangan dibuat gaduh dari sisi politiknya. Karena kredibilitas politik dalam negeri juga berpengaruh terhadap naik turunnya rupiah,” katanya seperti yang di kutif dari suarasurabaya.net, Jumat (11/3/2016).

Sebab, menurut Herman, sebenarnya posisi rupiah masih bisa lebih kuat lagi antara Rp12.500-Rp13.000 dalam waktu dekat. Sehingga butuh dukungan dari berbagai sisi termasuk dunia politik dalam negeri untuk mencapai itu.

“Masih ada ruang sebenarnya untuk menguatkan rupiah. Karena kondisi ekonomi di Indonesia belakangan ini terlihat cukup stabil. Devisa juga meningkat. Ini yang harus dijaga bersama-sama,” kata dia.

Herman mengatakan tren penguatan rupiah ini salah satunya disebabkan oleh masih tidak menentunya kondisi perekonomian global.

Di Jepang misalnya, kata Herman, sedang mengalami negative interest sehingga membuat para investor-investor sana lebih memilih masuk ke Indonesia.

“Dana yang masuk dari investor asing itulah yang membuat nilai tukar rupiah jadi menguat. Karena ada dana-dana yang masuk ke dalam negeri. Selain itu, perekonomian dalam negeri juga sedang stabil. Karena efek paket-paket kebijakan pemerintah. Ini kabar yang bagus buat para pengusaha,” ujar dia.(dop/rst/sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »