PELAJAR BOJONEGORO DAPAT BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN

Bojonegoro (wartaonline.co.id) 17/2

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro (Pemkab) akan segera mengucurkan bantuan tunai pada siswa sekolah menengah atas (SMA) baik itu negeri maupun swasta yang berasal dari Kabupaten Bojonegor sebesar Rp 2 juta per siswa. Besaran bantuan ini meningkat dibanding tahun 2015 lalu sejumlah Rp. 500 ribu/per siswa.

“Akhir Pebruari ini atau paling lambat awal Maret bantuannya sudah cair,” kata Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Bojonegoro, Puji Widodo, Selasa (16/2/2016).

Dia menerangkan bahwa jumlah aggaran yang akan di gelontorkan sebesar Rp98.680.000.000 yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro. Adapun jumlah siswa yang menerima bantuan ini sebanyak 49.445 pelajar.

“Semua siswa tingkat SMA baik miskin, kaya, yang sekolah di Bojonegoro maupun di luar Bojonegoro mendapat bantuan ini. Yang penting mereka asli Bojonegoro,” tegas Mantan Kepala SMN 1 Kedungadem ini.

Puji menjelaskan, untuk teknis penyaluran bantuan ini dilakukan melalui rekening masing-masing pelajar dan dilakukan dalam dua tahap yakni untuk semester pertama sebesar Rp 1 juta, dan sisanya disalurkan pada semester II. Dan, dari setiap pencairan bantuan, Rp500 ribu akan digunakan untuk kebutuhan pribadi siswa yakni membeli seragam, sepatu, buku, dan kebutuhan sekolah lainnya. Sedangkan Rp500 diserahkan kepada sekolah untuk biaya sekolah seperti pembayaran SPP, LKS dan lain sebagainya

“Sekarang ini masing-masing siswa sudah mulai membuka rekening dan untuk teknisnya yang diserahkan kepada pihak sekolah akan segera kita sosialisasikan ke semua sekolah,” ucapnya.

Ia melanjutkan, bahwa penyaluran bantuan melalui rekening ini dinilai lebih efektif dan tepat sasaran. Sebab bantuan yang diberikan tersebut tidak digunakan siswa maupun orang tua untuk kebutuhan konsumtif.

“Tujuan dari bantuan ini adalah agar tidak ada lagi anak putus sekolah di Bojonegoro, dan sekaligus mendorong agar siswa mau bersekolah sampai jenjang SMA,” pungkas Puji Widodo.(GUS/SOB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »