Pasuruan Gempol dilanda Banjir

Pasuruan (wartaonline.co.id) 17/2

Banjir yang melanda kabupaten Pasuruan hingga kini belum surut. Sejumlah warga korban banjir di kecamatan Gempol satu per satu berhasil dievakuasi oleh tim bencana ke tempat sebuahh ruko di Dusun Tanjung, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

“ hingga Saat ini kami masih mencari warga yang terjebak banjir dan warga lansia atau orang sakit. Dan sampai sekarang ini sudah ada sekitar dua puluh warga yang berhasil kami evakuasi,” ujar Sugeng Hariadi Kasie Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kabupaten Pasuruan, kepada wartawan (16/02/2016).

Untuk menanggulangi banjir luas tim peanggulangan bencana bersama relawan akan terus berkeliling untuk mencari warga korban banjir yang sudah lansia, anak-anak, atau pun orang sakit. Selain melakukan evakuasi, BPBD bersama Tagana dan Dinkes saat ini sudah mendirikan posko kesehatan di lokasi ruko tersebut.

“ untuk mengevakuasi korban Kami banjir kami telah menyiapkan sejumlah peralatan perahu karet dan ambulance, untuk memudahkan baik ke posko penampungan sementara maupun ke rumah sakit bagi warga yang memerlukan,” terangnya kepada wartawan

Meski tidak ada korban ada sekitar 1.550 rumah warga terendam banjir, rumah warga yang terendam banjir meliputi tiga desa yaitu Desa Japanan, Carat dan Gempol yang ada di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan jawa timur. Banjir ini merupakan banjir terbesar sepanjang tahun .

Khoiron Khusen seorang guru di gempol mengatakan ” ya semoga banjir cepat surut sehingga bisa kami beraktivitas mengajar tidak terganggu ” katanya kepada wartaonline.co.id (17/2)

Banjir ini merupakan dari luapan dari sungai Carat yang dangkal karena endapan lumpur lapindo tak mampu menampung debit air yang tinggi, hingga tanggulnya jebol akibat diguyur hujan tanpa henti yang terjadi sejak Senin (16/02/2016) kemarin. (gus/sob).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »