Warga Surabaya Belum e KTP Bakal didenda

Surabaya (wartaonline.co.id) 16/1

Warga surabaya yang belum memiliki dan belum e KTP bakal di denda . Hal ini di katakan Suharto Wardoyo Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil)surabaya. Sebelumnya beredar pemberitaan bagi warga yang belum memiliki e kTP bakal didenda Rp50.000 bagi masyarakat Surabaya terkait E-KTP (Kartu Tanda Penduduk Elektronik).

Menurutnya, denda hanya berlaku bagi masyarakat yang sama sekali belum melakukan perekaman E-KTP.

“Denda khusus untuk warga yang belum pernah merekam data E-KTP. Kalau yang sudah merekam tapi belum tercetak ya tidak dikenai denda. Pemberlakuan denda mulai efektif pada bulan Maret 2016,” kata suharto seperti dikutif dari Radio Suara Surabaya, Sabtu (16/1/2016) pagi WIB.

Bagi yang belum pernah memiliki KTP, Suharto mengimbau untuk langsung saja mengurus E-KTP tanpa harus mengurus KTP konvensional terlebih dahulu.

“Bagi yang baru pertama punya KTP, langsung saja mengurus E-KTP. Tidak usah mengurus KTP konvensional,” ujar dia.

Masyarakat sendiri banyak yang melapor kepada Radio Suara Surabaya bahwa beberapa dari mereka mengaku sudah melakukan perekaman E-KTP. Namun memang belum tercetak hingga saat ini.

“E-KTP ibu saya belum jadi-jadi. Padahal sudah mengurus 2 tahun yang lalu. Saya tanya ke kecamatan juga bilangnya tidak tahu,” kata Rita warga Surabaya.

Sementara itu, menurut Harianto warga Surabaya, sanksi atau denda terkait E-KTP ini tidak boleh berat sebelah. Sebab, kata dia, pihak yang disanksi hanya dari warga saja.

“Sanksi itu harus imbal balik, bukan pada warga saja. Kalau pemkot telat ya juga harus didenda,” katanya.(dop/sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »