Warga Pasuruan di gemparkan Ransel diduga BOM

Kraton (pasuruanbangkit.com) 5/1

Waspada terhadap pelaku teroris satuan polisi Polres Pasuruan Kota langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP)atas laporan Warga Desa Bendungan, Kecamatan Kraton yang digegerkan dengan adanya tans ransel yang dititipkan orang tak dikenal yang diduga berisi bom.

merasa takut akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga warga menghubungi petugas kepolisian dengan keberadaan Tas yang awalnya dititip pria misterius kepada salah satu warga tersebut, akhirnya ditaruh di jembatan dekat rumah tersebut.

Berikut kronologi ataskeberadaan tas sampai ke tangan warga menurut polisi:

Pukul 09.30 WIB, Selasa (5/1/2016), salah satu warga Dusun Muneng RT 3/RW 4 Desa Bendungan, Halimatus Sa’diyah (28), didatangi oleh orang tidak dikenal yang berjalan kaki dari arah utara. Pria tersebut berbadan agak kurus, berumur -+ 33 tahun, memakai kaos warna ungu dan memakai topi hitam.

menirukan cerita halimatus sakdiyah Orang tidak dikenal itu menitipkan sebuah tas ransel kepada Sa’diyah. Sa’diyah yang kebingungan sempat menanyakan apa isi tas itu. Orang tersebut kemudian membuka tas dan memperlihatkan bahwa di isi dalam tas hanya pakaian, sarung dan sebuah tas kresek warna hitam yang berisi sebuah pipa warna coklat yg terbuat dari karton dan berlilitkan kabel. Ada juga sebuah bungkusan plastic hitam yang tidak diketahui isinya oleh Sa’diayah.

Pria tersebut sempat mengatakan bahwa dirinya berasal dari Desa Curah Dukuh, Kecamatan Kraton. Ia hendak ke rumah Kepala Desa Salam. Setelah menitipkan tas, orang tersebut lalu meninggalkan Sa’diyah dengan menumpang kendaraan becak menujU ke arah selatan.

“ Sekitar pukul 12.00 WIB, karena merasa curiga, Sa’diyah membuka tas tersebut dan menanyakan perihal barang yang berada di dalam kresek warna hitam yang ada di dalam tas ransel kepada warga warga. Warga mengatakan pada Sa’diyah bahwa barang tertsebut adalah bom,” jelas Kapolres Pasuruan Kota AKBP Yong Ferrydjon.

Karena merasa ketakutan Sa’diyah menaruh tas tersebut dekat jembatan dan warga langsung menghubungi petugas kepolisi.
olah tempat kejadian perkara tersebut berlangsung agak lama sehingga mengundang perhatian amsyarakat sekitar, karena perugas juga memasang garis polisi di sekitar lokasinkejadian. polres pasuruan menurunkan petugas penjinak bom dari tim Gegana Polda Jatim. Olah TKP penjinak bom ini hingga pukul 16.00 wib. akhirnya tas yang di curugai itu di bawa ke mapoles Pasuruan kota.
Ya tas yang mencurigakan tersebut sudah diamankan tim Gegana Polda Jatim dan dibawa ke Mapolres Pasuruan Kota. “Masih belum dipastikan isinya apa,” kata kapolresta Pasuruan kepada wartawan (jok /sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »