Risma-wisnu Ditetapkan Walikota Surabaya

Surabaya (wartaonlineco.id 22/12

Setelah melalui perhitungan dan rapat di  KPU Kota Surabaya, KPU surabaya menyatakan Walikota dan wakil Walikota Surabaya terpilih adalah pasangan Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana.

Robiyan Arifin Ketua KPU Surabaya seperti dikutif dari Radio Suara Surabaya mengatakan, pasangan Risma-Whisnu memperoleh 86,5 persen suara sedangkan pasangan Rasiyo-Lucy memperoleh 13,5 persen suara. Ini diperoleh dari partisipasi pemilih sebesar 51,31 persen.

“Angka partisipasi pemilih ini lebih tinggi dibandingkan pemilu 2010 lalu yang hanya 43 persen,” kata dia.

Penetapan pasangan Wawali terpilih ini berdasarkan hasil rapat pleno terbuka yang digelar pada Selasa (22/12/2015) di Hotel Singgasana Surabaya.

Penetapan ini berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara dan juga mempertimbangkan surat dari Mahkamah Konstitusi yang menyatakan bahwa tidak ada gugatan yang dilayangkan ke MK. Sebelumnya MK sudah mengirimkan surat ke KPU RI terkait daerah mana saja yang ada gugatan dan tidak.

Dengan penetapan ini, lanjut dia, bisa dikatakan tahapan pencalonan Wawali Surabaya sudah selesai dilakukan. Selanjutnya KPU Surabaya akan mengirimkan surat pada DPRD Kota Surabaya dengan menyampaikan berita acara hasil rekapitulasi penghitungan suara. Kemudian DPRD yang akan mengajukan ke Mendagri melalui Gubernur Jawa Timur untuk mengajukan surat keputusan (SK) dan pelantikan Wawali Kota Surabaya terpilih.

Dalam serangkaian proses Pilkada serentak kali ini, kata Robiyan, memang ada PR besar yang menjadi catatan yakni bagaimana partisipasi pemilih kota Surabaya bisa lebih tinggi lagi dalam pemilu yang akan datang.

Keterlibatan masyarakat sangat penting untuk menentukan arah kebijakan pemimpin terpilih untuk ke depannya. “Tanggung jawab bukan hanya di pundak KPU tapi juga jadi tanggung jawab semua. Meskipun kita sudah melakukan upaya apapun tapi kalau masyarakat tidak peduli akan percuma. Sehingga penting memberikan pendidikan politik pada masyarakat misalnya oleh parpol,” tambah dia. (dwi/sob)

Translate »