Harga Pasir Lumajang jadi mahal Rp. 1 Juta/Truk

Lumajang (wartaonline.co.id) 4/12

Meski telah lebih dari sebulan moratorium penutupan penambangan pasir dibuka, dan 15 pemegang ijin penambangan (IUP) diperbolehkan berproduksi lagi, namun harga bahan tambang galian C ini masih mahal. Di Lumajang saja, harga pasir masih berada di kisaran Rp. 1 Juta per truknya. Sedangkan di luar daerah hargaya bisa naik beberapa kali lipat. 

Harga pasir Lumajang mahal karena awalnya memang langka. Setelah langka, harga jadi naik. Dan setelah pertambangan dibuka, ternyata harga tidak langsung turun ke situasi normal,  seperti di kutif dari Radio Sentra FM , Bupati Lumajang 

Dimana harga normal sebelum ditetapkannya moratorium penambangan pasir untuk penertiban, harga pasir berkisar Rp. 400 ribu per truknya. Saat ini turunnya yang agak terlambat. Namun kami masih mempelajari. Bahkan Kapolres Lumajang juga ikut mempelajari masalah ini. Tentu nanti akan ada langkah-langkah, paparnya. 

Bupati Lumajang berharap, jika harga normal sebelum penutupan tambang Rp. 400 ribu per truk, maka saat ini kenaikan harga yang dinilai ideal berkisar Rp. 500 ribu per truknya. 

Memang harus naik, karena barang (pasir, red) kita ini sudah terlalu murah. Idealnya ya antara Rp. 500 ribu-an, terangnya

Sedangkan AKBP Fadly Munzir Ismail Kapolres Lumajang dalam kesempatan yang sama mengatakan, bahwa permasalahan harga pasir yang luar biasa mahal di tingkat lokal bukan karena stoknya kurang. 

Penambangan kan sudah dibuka. Sudah ada 15 penambang yang diijinkan berproduksi. Yang terjadi saat ini, itu hanya kesempatan dari kelompok kecil orang yang bermain saja. Ini masih dalam kajian, jelasnya tanpa menyebutkan siapa kelompok kecil orang yang dimaksudnya. 

 AKBP Fadly Munzir Ismail juga menyebutkan, dirinya pernah mengusulkan kepada Bupati untuk membuat regulasi guna membatasi harga pasir di dalam wilayah Lumajang. 

Memang saya pernah usul kepada Pak Bupati, bahwa harus ada harga batas atas dan bawah terhadap harga pasir ini. Tapi semuanya menjadi kewenangan Bupati, jelasnya. 

Menanggapi usulan Kapolres Lumajang ini, Asat Malik Bupati menyampaikan bahwa regulasi itu mungkin bisa diterapkan. Akan tetapi, pengaturan itu masih dalam kajian (her/rst/sob)

Editor: Restu Indah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »