Tim Rumah Aspirasi Misbakhun Diserang

Pasuruan (wartaonline.co.id) 23/11- Sekitar 30 orang tidak dikenal menyerang sejumlah warga yang memasang spanduk Pasuruan bebas narkoba. Para penyerang disebut memakai pentungan dan pistol.

Penyerangan ini dialami Tim Posko Rumah Aspirasi Misbakhun saat memasang baliho berisi ajakan agar warga Pasuruan bebas narkoba.

“Kejadiannya 22.30 WIB, saat teman-teman konsentrasi pasang baliho, ujug-ujug kami didatangi 30 preman bawa pentung dan pistol. Mereka langsung menyerang kami,” Koordinator Tim Posko, H. Malik, Senin (23/11/2015).

Baliho tersebut mulai dipasang pada Minggu (22/11) pukul 15.00 WIB. Baliho itu rencananya di 20 titik, namun baru dipasang di 16 titik. Malik mengungkapkan, ketika tim memasang di Kelurahan Petahunan, Kecamatan Gading Rejo, tiba-tiba ada 30 orang berkendaraan bermotor sambil membawa pentungan dan pistol menyerang Tim Posko.

“Mereka mengancam gini, kalau mau menang (pilkada) yang sehat,” tuturnya lagi.

Merespon tuduhan penyerang, Malik bilang bahwa pemasangan baliho dan spanduk ini tidak ada kaitannya dengan Pilkada. Namun, murni menyadarkan masyarakat Kota Pasuruan agar menjauhi narkoba.

Malik menuturkan, dalam kejadian itu, ada dua korban yang dahinya dipukul gagang pistol sehingga harus dibawa ke rumah sakit untuk penanganan medis. Selain itu, kamera milik Malik dirampas.

“Selang 10 menit setelah kejadian itu, aparat Polsek Gading Rejo datang ke tempat kejadian peristiwa (TKP) untuk penyelidikan lebih lanjut,” tutur Malik.

Baliho berlatar warna merah putih, ada foto Misbakhun, terdapat kalimat ‘Jauhi Narkoba!’, ‘Mari Hidup Sehat Untuk Kota Pasuruan BEBAS NARKOBA’.

Saat ini kasus penyerangan ini ditangani Polsek Gadingrejo. “Ada dua saksi korban yang diperiksa. Korban yang dipukuli,” kata Kanit Sabhara Polsek Gadingrejo, Aiptu Achmad Ishari.

 

detik.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »