Mengapa anak-anak naik motor boncengan

Jakarta (wartaonline.co.id) 10/10

Anak-anak di bawah umur seringkali terlihat mengendarai motor di jalanan yang terbilang cukup ramai, terlebih lagi anak-anak tersebut memboncengi temannya lebih dari 1 orang bahkan sampai 4 atau 5 dalam satu motor.

Kejadian seperti itu jelas dapat membahayakan pengemudi lainnya dan menyebabkan kecelakaan, sehingga bisa membuat anak-anak tersebut tewas.

Tidak hanya saat pagi dan siang hari, disaat malam hari tidak sedikit anak-anak di bawah umur terlihat berlalu-lalang sehingga meningkatkan persentase kecelakaan di malam hari. Lalu mengapa anak-anak di bawah umur tersebut sudah menggunakan motor? Berikut alasannya.

1. Orang tua yang cuek

Ini menjadi salah satu faktor anak-anak di bawah umur mengendarai motor, karena orang tua yang cuek sangat berpengaruh buruk terhadap anak, sehingga anak menjadi terlalu bebas dan tidak mematuhi peraturan-peraturan yang berlaku.

2. Lingkungan

Lingkungan adalah pengaruh yang besar terhadap anak, apabila anak tersebut melihat teman-teman nya mengendarai motor maka si anak pun ingin sekali mengendarai motor juga, bahkan ada yang sampai meminjam motor temannya agar orang tua anak tersebut tidak tahu.

3. Tidak adanya polisi di jalanan

Yang satu ini sangatlah benar, anak di bawah umur akan mengendarai motor dan berboncengan lebih dari 2 orang. Apabila tidak ada polisi di jalanan, sebab jika tidak adanya polisi di jalanan maka jalanan tersebut bebas dari peraturan.

Tidak anak kecil saja namun sebagian warga Indonesia juga begitu. Polisi cenderung tidak ada saat malam hari maka malam hari saatnya anak-anak di bawah umur keluar mengendarai sepeda motornya.

4. Larangan Orangtua yang Keras

Orang tua melarang memang tidak salah, namun apabila melarang dengan menggunakan kekerasan dan sampai membentak yang terjadi si anak malah melakukan hal sebaliknya.

Sehingga orang tua yang tadinya melarang jangan mengendarai motor apabila belum memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi), tetapi si anak malah melakukan hal sebaliknya. Karena orang tua nya tidak tahu cara melarang yang benar. (sob/detik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »