AKD Bojonegoro minta Sekdes PNS di Tarik

Bojonegoro (wartaonline.co.id) 10/10

Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Bojonegoro menilai jika sekertaris desa (Sekdes) yang memiliki status Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak akan bisa bekerja secara maksimal didalam pemerintahan desa (pemdes). Hal tersebut membuat kinerja pemerintahan desa menjadi terbengkelai.

“Selama ini, kepala desa sulit mengendalikan kinerja Sekdes yang memiliki status PNS,” kata Arief Fauzi, anggota AKD Bojonegoro.

Arief mengatakan, bahwa kepala desa tidak bisa memberikan sanksi apapun kepada Sekdes PNS yang tidak melaksanakan tugas dengan baik.

“Karena Sekdes PNS adalah perangkat daerah sedangkan Kades hanya bisa mengendalikan kinerja dari perangkat desa,” papar pria yang juga Kepala Desa Kauman Kecamatan Bojonegoro.

Dirinya juga berharap, Sekdes yang berstatus PNS agar segera ditarik dari pemerintahan desa karena hanya akan membuat rancu.

“Beda dengan perangkat desa, jika tidak bekerja kami bisa memberikan teguran pertama, kedua dan ketiga sampai dengan pemberhentian”. Terangnya.

Sedang, untuk sekdes PNS yang bekerja tidak sesuai dengan tupoksinya, kades tidak bisa melakukan apapun.

“Itu yang membuat kami (AKD) meminta Sekdes PNS segera ditarik saja ,” harapanya. (gus/sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »