Rupiah meski melemah Pengembang Property tetap Bertahan

SURABAYA-wartaonline.co.id

Melemahnya rupiah terhadap US Dolar juga berpengaruh pada pasar property. Baik perumahan, perkantoran dan apartemen. Padahal pengembang tidak menaikkan harga, ini karena daya beli masyarakat turun.

Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) Jatim, Paulus Totok Lucida mengatakan, pengembang bertahan dengan tidak menaikkan harga karena harga minyak dunia turun. Harga bahan bangunan, khususnya besi juga turun. Namun jika yang naik Bahan Bakar Minyak (BBM), maka harga rumah dipastikan naik.

“Bagi yang memiliki uang saat ini adalah waktu yang tepat untuk membeli rumah,” kata Totok Lucida di Graha REI Jatim Senin (31/8/2015).

Menurut Totok, rupiah tidak akan selamanya melemah. Jika pemerintah mengeluarkan kebijakan yang bisa menjadikan rumah menguat, maka US Dolar melemah, dan daya beli akan meningkat.

Pengembang saat ini, jelas Totok Lucida masih menunggu jurus pemerintah untuk menguatkan rupiah. Jika jurus itu tidak segera keluar, maka target pembangunan Rumah Sederhana Tapak (RST) sebanyak 25 ribu unit tidak akan tercapai.(din/sob).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »