Puluhan Pelajar Gresik Terkena Narkoba

Gresik (wartaonline.co.id) 7/9

Berdasarkan data Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Gresik, penyalahgunaan dan peredaran narkoba di kalangan pelajar di wilayah Kabupaten Gresik semakin memprihatinkan. karena pelajar yang mengkonsumsi narkoba meski hanya jenis pil koplo selama 2015 jumlah sudah mencapai 62 anak.

” Penguna Narkotika dikalangan pelajar meski sifatnya masih pemula dengan mengkonsumsi pil koplo namun jumlah cukup tinggi, jika tidak dilakukan upaya pencegahan dan antisipasi sejak dini, maka dipastikan jumlahnya pun akan terus meningkat dan untuk antisipasinya peran serta orang tua maupun guru harus dikedepankan,” Demikian dikatakan Kepala BNNK Gresik, AKBP Agustianto di sela-sela Kegiatan Aksi Sekolah Bersih Narkoba 2015 yang diikuti oleh sekitar 1000 Pelajar SMP se Kabupaten Gresik di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik.

Ditambahkan Agus, peran serta orang tua dan guru sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba, karenanya BNNK Gresik selalu melakukan sosialisasi ke sekolahan agar pelajar mengetahui bahaya Narkoba, Sedangkan terkait maraknya peredaran Narkoba di pedesaan pihaknya juga telah membentuk satgas di tiap desa.
Dengan demikian diharapkan nantinya satgas yang telah dibentuk bisa melakukan sosialisasi dan pencegahan yang sama seperti di sekolah,”

BNNK Gresik telah melakukan rehabilitasi kepara penguna narkoba agar mereka bisa kembali pulih dari ketergantungan akan obat berbahaya itu.

“Dan saat ini ada 170 orang yang tengah menjalani rehabilitasi. dari jumlah tersebut masih didominasi oleh masyarakat umum, Sedangkan untuk kalangan pelajar hanya sekitar 5 persen.

Untuk pola peredaran narkoba di wilayah Gresik masuk dari luar daerah. sementara upaya pemberantasannya diperlukan kepedulian, kepekaan serta dukungan dari orang tua, guru dan sekolah. karena tanpa campur tangan mereka pencegahan, penyalahgunaan, dan peredaran narkoba mustahil untuk bisa di berantas” pungkasnya.(ren/sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »