Presiden Joko widodo sama pak karwo Tinjau Bendungan Tugu Trenggalek

Surabaya (wartaonline.co.id) 26/8

Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo mendampingi Presiden Republik Indonesia (RI), Ir. H. Joko Widodo meninjau progress proyek nasional pembangunan Bendungan Tugu, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Jatim pada Selasa (25/8).
Tepat pukul 16.00 WIB, rombongan Presiden dan Gubernur tiba di bendungan yang memiliki panjang 437,27 m tersebut.

Ikut mendampingi Presiden, Menteri Pekerjaan Umum (PU) dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Bupati Trenggalek, Mulyadi. Setibanya di lokasi, rombongan disambut oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, Amir Hamzah. Amir menjelaskan, Bendungan Tugu memiliki kedalaman pondasi 27,85 m, tinggi bendungan dari dasar sungai 81 m, dan luas daerah irigasi 1.688 ha.
Pengerjaan proyek Bendungan Tugu dipercayakan kepada PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku pelaksana. Anggaran pengerjaan bendungan ini menggunakan anggaran tahun jamak senilai Rp. 619 miliar. Proyek pengerjaan bendungan dimulai pada tahun 2013 dan ditargetkan selesai pada 2017.
Nantinya, fungsi utama bendungan tersebut sebagai pengendali banjir, penyediaan air baku (air minum, irigasi dan industri) dan pembangkit listrik. Bendungan ini juga diharapkan bisa menjadi obyek wisata baru karen posisinya yag sangat strategis, yakni dekat dengan jalan provinsiTrenggalek – Ponorogo. Dampak lainnya yaitu tercipta lapangan kerja yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Meskipun awalnya ditargetkan selesai pada akhir 2017, kami ingin menuntaskannya lebih cepat, yakni pada pertengahan 2017 sudah selesai” kata Amir.
Mendapat penjelasan dari Amir, Presiden RI, Joko Widodo mengatakan bahwa ia sependapat proyek bendungan ini harus secepatnya diselesaikan. Pasalnya, bendungan ini bisa menjadi solusi bagi banjir yang kerap melanda Kab. Trenggalek, sekaligus bisa mengaliri sawah-sawah di Kab. Trenggalek. (din/sob).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »