kantor Bupati Gresik didemo masyarakat peduli pendidikan

Gresik.(wartaonline.co.id)20/8

Puluhan orang yang tergabung dalam Komite Pendidikan Gratis Gresik,mengelar aksi unjukrasa dihalaman Kantor Bupati Gresik. untuk menuntut “Pendidikan layak bagi masyarakat miskin,” Pungutan liar dengan dalih untuk perbaikan mutu pendidikan, setiap memasuki tahun ajaran baru selalu muncul, bahkan banyak sekolahan yang menjadikannya sebagai ajang bisnis oleh pihak Kepala Sekolah maupun Guru dengan dalih menjual perlengkapan sekolah. Mulai dari seragam, buku, ikat pingang, sampai kaos kaki yang diberi label sekolah. akibatnya para siswanya dilarang membeli di luar sekolah,” padahal negara dengan APBN, APBD Propensi hingga APBD kab/kota telah mengelontorkan dana triliunan, melalui dana BOS maupun dana BSM demi mutu pendidikan agar bisa lebih baik dan merata. lalu dikemanakan dana-dana itu kalau sekolah masih melakukan pungutan terhadap siswa.” teriak, Haris Sofwanul Faqih, saat berorasi.
Aksi menolak kapitalisme pendidikan tersebut dilakukan oleh perwakilan wali murid dan sejumlah ormas seperti PMII Gresik, serikat pekerja Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia-Konggres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (SPBI- Kasbi), LSM Masyarakat Gresik Peduli Kemanusiaan (MGPK).(ren/sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »