Kades di Kabupaten Gresik dapat dana pilkada 1 M

Gresik (wartaonline.co.id) 13/8

Terkait dengan rencana Pemerintah Pusat yang akan menggelontorkan Dana Desa (DD) sebesar Rp 1 miliar per desa, pada tahun 2017.
Dana itu belum termasuk anggaran alokasi dana desa (ADD) dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten dan Provinsi jawatimur.”
Demikian dikatakan Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Budiarso Teguh Widodo,’ saat memberi sosialisasi ke Kepala desa se-Kabupaten Gresik di ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, (13/8/2015).
Budiarso menambahkan, dilaksanakannya Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa bisa membuka kewenangan penuh desa dalam menjalankan roda pemerintahannya.
seperti kewenangan hak asal usul, kewenangan lokal skala desa dan kewenangan yang diberikan pusat.
“dan tidak cukup dengan kewenangan saja, desa juga mempunyai sumber dana yang sangat besar seperti, dana dari APBN, dana ADD dari APBD Kabupaten, Provinsi, dana Hibah, retribusi, pajak, dan penerimaan desa lain yang sah,”
Menurutnya, saat ini dana yang dialokasikan belum mencapai 10 persen.
ditahun 2016 dana desa di alokasikan baru Rp 46,79 triliun atau naik sekitar 126 persen. sementara rencananya untuk tahun 2017 akan terpenuhi 10 persen, yang artinya setiap desa akan menikmati Rp 1 milliar dari APBN dan itu belum termasuk ADD. Jika ini terealisasi maka Desa bisa membangun daerahnya sendiri dan sudah menjadi subjek bukan lagi objek,”
Sementara itu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, mengatakan kucuran dana desa (DD) dari pusat yang hampir menyentuh angka Rp 1 milliar, sangatlah besar bagi pemerintahan desa maka harus cermat dan hati-hati dalam pengunaannya.(ren/sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »