Area Muktamar NU Ke 33 di Jombang Mulai di perketat

Jombang (wartaonline.co.id) 1/8

Muktamar Nadhlatul Ulama ke 33 yang digelar di Jombang dilakukan dengan cukup ketat. Jangankan peserta, panitia yang tak memiliki ID khusus juga dilarang masuk.


Pantauan di loaksi
, Slamet Effendi Yusuf, yang merupakan Ketua steering committee (SC) Muktamar bahkan tak bisa masuk ketika hendak memantau proses pendaftaran peserta di Gelora Olahraga Merdeka Jombang.

Insiden ditolaknya Slamet Effendi Yusuf ini terlihat ketika dia datang dan tidak memiliki ID peserta. Saat itu, dua orang banser (barisan Ansor Serbaguna) yang berjaga langsung menghadang dan melarang Slamet.

“ID-nya mana Pak, tanpa ID panitia dilarang masuk,” kata Banser yang menghadang Slamet, Sabtu (1/8/2015).

“Kamu tahu saya siapa,” kata Slamet. “Saya pernah jadi Ketua Ansor,” kata dia sambil menjelaskan posisinya. Namun Banser tersebut tetap ngotot dan melarangnya masuk ke GOR Merdeka Jombang.

Insiden ini pun berakhir ketika seorang Banser senior lantas meminta Slamet untuk masuk melalui pintu samping.

Sementara itu, Muktamar kali ini memang cukup ketat. Tak hanya di GOR yang menjadi lokasi pusat pendaftaran, di empat pesantren maupun di alun-alun yang menjadi lokasi muktamar juga sangat ketat dan hanya yang memiliki ID khusus yang boleh masuk. (fik/dop/sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »