DPR usut Pratek Nomor urut CJH bayar 5 juta

Jakarta (wartaonline.co.id) 6/7

Lalu Gede Syamsul Mujahidin Anggota Komisi VIII DPR RI mencium adanya praktek kotor di dalam kementrian agama yang bisa mengatur dan merubah daftar tunggu keberangakatan dengan biaya Rp 5-10 juta.

Komisi VIII mencium adanya dugaan permainan dalam daftar tunggu keberangkatan haji. Dengan uang Rp 5-10 juta, seorang calon haji bisa memajukan daftar keberangkatannya, ujar Gede di Gedung DPR, Jakarta, Senin (6/7/2015).

Menurut Gede,dia tidak yakin sistem yang dibuat mampu mengatasi permainan ini karena pada prakteknya hal ini bisa tercium.Sistem ini kan yang buat juga manusia, jadi yah masih bisa diubah. Di kemenag ini, orang cuma tidak berani merubah isi Al Quran saja, tegasnya.

Dia mengindikasikan kalau ongkos mendorong daftar tunggu itu bisa menjadi lebih besar untuk peserta haji plus.Jadi kalau haji biasannya ongkosnyya Rp 5-10 juga, haji plus mungkin bisa Rp 20 juta, tegasnya.

Oleh karena itu dia pun meminta aparat hukum untuk membongkar segala praktek manipulasi maupun korupsi di lingkungan kementrian agama terutama di dirjen PHU.Kita sudah pernah berikan bukti-bukti ke KPK, tapi tidak pernah ditindaklanjuti, tandasnya. (faz/rst/sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »