Warga Pasuruan Kembali Protes Pemasangan Pipa gas Tanpa Melibatkan kades

Pasuruan (wartaonline.co.id) 4/5

Pemasangan Pipa Gas oleh PT. Pertamina Gas, di desa Sungi wetan kecamatan Pohjentrek dan Desa Karanganyar Kecamatan Kraton Kabupaten pasuruan jawa Timur, kembali di hentikan oleh masyarakat. Aksi itu di lakukan oleh masyarakat dan aparat desa yakni Kepala Desa Sungiwetan dan Kades karanganyar Badrul Anam dan kades Susukan rejo kecamatan Kraton sugianto.

Menurut Badrul anam Kades Karanganyar kecamatan kraton mengatakan “ Pemasangan pipa gas yang melewati desa tersebut di nilai tidak melibatkan aparat desa sebagai pemangku wilayah daerah pedesaan. Meski mereka mendapatkan ijin bupati pasuruan tetapi kami yang di desa ini merasa di kesampingkan dan merasa di abaiakan adanya proyek pemasangan pipa Gas.” Katanya.

Setelah melakukan aksi peblokiran di lokasi pengelasan pipa gas , para petugas dari PT. Kelsi kontraktor dari PT. Pertamina Gas dan aparat desa melakukan pertemuan di kantor balai desa Sungiwetan kecamatan Pohjentrek. Dalam pertemuan itu di hadiri kades karang anyar, kades sungiwetan dan kades Sususkan rejo dan aparat kepolisian dari [olsek maupun dari polres pasuruan dan koramil pohjentrek.

Dalam pertemuan itu Totok S. Humas kontraktrok PT. Kelsi mengatakan minta Maaf saat ini belum sempat melakukan pertemuan dengan warga yang di lewati pemasangan pipa Gas, kalo sosialisasi sudah tetapi di tingkat kabupaten’’ katanya kepada warga saat pertemuan dengan warga.

Totok sebagai Humas PT. Kelsri itu sempat menyalahkan media yang meliput, bahwa memberikan informasi demo, tidak benar, katanya. Dalam pengakuannya baru pertama kali ini bertemu dengan warga dab kepala desa.

Sementara Sugianto kades Susukan rejo mengatakan “proyek pemasangan pipa Gas ini tidak ada etika sama sekali, kita yang aparat desa tidak di ajak musyawarah dan sosialiasi tetapi tidak ada realiasi dari janjinya itu “ katanya saat memberikan pandangan di balai desa sungi wetan.

Badrul anam kades Karanganyar kecamatan Kraton bersih kukuh jika pipa akan melewati desa akan di stop, untuk di lakukan pengelasaan maupun penanam pipa sebelum permasalahan ini selesai, jika hanya jani-janji Perusahaan kepada warga ” katanya . (sob/tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »