Obyek wisata Jatim belum di kelola dengan baik

 
SURABAYA-wartaonline.co.id (4/5/2015).
Ketua Forum Komunikasi (Forkom) Penggelola Obyek Wisata (POW) Surabaya Irfan Hariyanto mengatakan, obyek wisata di Surabaya belum dikelola dengan maksimal. Baik itu wisata religi, belanja, dan wisata alama.
Ditemui setelah acara Sparkling Surabaya Tourism Race, Minggu (2/5/2015) Irfan mengatakan, banyak obyek di Surabaya, seperti Masjid Agung Sunan Ampel, Masjid Al-Akbar, Kebun Bibit, dan Monumen Kapal Selam (Monkasel) pengelolaannya belum maksimal.
Karenanya Forkom POW menjalin kerjasama dengan Fakultas International Hospitality dan Tours Business (IHTB) Universitas Ciputra (UC) menggelar acara Sparkling Surabaya Tourism Race. Acara merupakan salah satu cara untuk mempromosikan obyek wisata di Surabaya.
Menurut Irfan, dari acara yang bersifat fun game ini, diketahui ternyata banyak warga Surabaya yang belum tahu ada musium uang di Surabaya. Padahal musium milik Bank Indonesia (BI) sudah puluhan tahun ada.
Begitu keberadaan Tugu Pahlawan. Warga Surabaya yang belum tahu kalo disitu ada destinasi wisata, yaitu musium sejarah perjuangan arek-arek Surabaya ketika melawan penjajah Belanda. Padahal untuk pelajar masuk ke musim sejarah Tugu Palawan gratis.

Untuk mengenalkan obyek wisata di Surabaya, Forkom POW akan menggelar city tour untuk pelajar dengan biaya murah. Sedangkan UC diminta untuk memberikan pelatihan pada Sumber Daya Manusia (SDM) yang bergerak dibidang wisata.(din/sob).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »