SMP Al IKlhas Mantren Diajari Berantas nyamuk dengan Botol Aqua

Magetan (wartaonline.co.id) 14/4

Banyaknya nyamuk di musim hujan ini sehingga membuat warga resah dan takut akan di gigit nyamuk . untuk mencegah penyebaran nyamuk dan  bahaya gigitan  nyamuk yang mengakhibatkan demam berdarah.

seorang guru SMKN I Bangil Pasuruan , bernama subari , menciptakan alat perangkap nyamuk yang bisa mengurangi beredarnya nyamuk yang ada di dalam rumah dan ruangan.

Awalnya penemuan alat perangkap nyamuk itu coba-coba, dengan menangkap nyamuk itu dengan menggunakan alat botol aqua bekas.kemudian di dalam botol itu  aqua bekas yang di desain dengan menggunakan umpan ramuan khusus  sehingga berhasil mendatangkan nyamuk masuk ke dlaam botol  pada saat malam atau siang hari.

“ ya saya awalnya coba-coba karena di rumahnya banyak nyamuk maklum di kawasan perumahan  tempat saaya tinggal, masih di tumbuhi alang-alang sehingga banyak nyamuk, sehingga berfikir bagaimana cara menangkap nyamuk diruangan itu dengan menggunakan botol aqua yang di potong kemudian di beri ramuan khusus yakni dengan menggunakan ramuan gula,ragi tape dan tomat, sehingga nyamuk itu bisa mendatanginya “ katanya subari sambil menunjukan alatnya di hadapan siswa SMP Al Iklas Mantren kecamatan Karangrejo Kabupaten magetan senin (13/4)

Setelah berhasil uji coba dia melakukan praktik di rumah kini dia memberikan penyuluhan ke warga di lingkngan rumahnya dan  sekolah-sekolah yang membutuhkan . pada saat pulang kmapung subari sempat mampir ke sekolah dekat desanya di SMP Al Iklhas Mantren Magetan.

” ya saya insya allah siap berbagi ilmu sepanjang saya tidak repot jam mengajar ”  bisa menguhungi saya di email : sobaripsr@yaho.com katanya saat di temui di SMP Al Iklhas Mantren Magetan.

Sebelimnya subari melakukan pelatihan di STAI Ngawi bersama mahasiswa-siswinya, pelatihan Jurnalistik kemudian juga memberikan tips menangkap nyamuk. dengan menggunakan botol aqua yang diisi ramuan yang di cipatkannya berharap bisa di  menangkap nyamuk yang berterbangan di ruangan.

Apa yang yang di lakukan uji coba ini sifatnya masih penelitian sehingga belum berani sepenuhnya memberikan informasi ramuan apa yang dia gunakan untuk menangkap nyamuk. Yang pasti ramuan yang dia gunakan berbahan alami ramah lingkungan  dan dan tidak berbahaya bagi manusia dan hewan peiaraan.

Subari menambahkan, untuk menangkap nyamuk itu cukup dengan menggunakan botol bekas aqua yang di potong jadi dua kemudian potongan paling ujung di balik di masukan ke dalam lubang botong plastik bekas potongan dengan posisi terbalik . sehingg nyamuk yang masuk perangkap dan menghirup ramuan itu kan tinggal di dalam botol aqua. Setelah nyamuk terkumpul di dalam botol aqua maka bisa di ambil dan di bakar sehingga akan mengurangi jumlah beredarnya nyamuk yang berada di ruangan. “ katanya subari menutup perbicangan dengan Nur Rohan Hasyim Pengurus Yayasan dan Muhadi wakil  kepala sekolah SMP  Al Iklas Mantren Karangrejo Magetan.  (sob/nur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »