Pulokerto Pasuruan di kunjungi peneliti mangrove Dunia

Pasuruan (wartaon;ine.co.id) 15/4

Kunjungan para pakar dan peneliti dunia masalah perikanan dan kelautan serta pohon mangrove rabu (15/4) di desa pulokerto kecamatan kraton kabupaten Pasuruan jawa timur berlangsung meriah.

Para turis asing dari 15 negara itu mengunjungi pusat pengembangan danstudi mangrove di setelah melakukan serangakian acara di surabaya dalam kegiatan 9 tahun world congress Blue Economy 2015.

Para turis asing itu di ajak mengelilingi wisata mangrove yang tumbuh segar di area pertembakan milik Politehnik perikanan dan kelautan Sidoarjo dan area tambak milik penduduk sekitarnya.

Mohamad sobari direktur Jaya mangrove komunitas peduli lngkungan asal pasuruan mengatakan ” kami sangat terimakasih daerah pasuruan menjadi pusat penelitian dan pengembangan mangrove dunia, semoga ke depan bisa di jadikan obyek wisata sekaligus pendidikan bagi para pecinta magrove ” katanya di lokasi kunjungan.

sementara Kepala Badan Pengembangan Sumber daya Kelautan dan Perikanan (BPSDM KP), Suseno Sukoyono menjadi Pembicara pada acara 9th World Congress Blue Economy 2015  mengangkat tema “promoting blue economy in community patrticipatory besad industries for poverty era dications”. Rabu  (15/4), di surabaya. Jawa Timur.

Peneliti mangrove mr. dr. Gunter mengagumi tumbuhan mangrove yang ada di area tambak , dan ketika melihat sungai di tumbuhi sampah pampers sangat prehatin karena pampres bayi itu bisa di jadikan media pupuk untuk tumbuhnya mangrove ‘ katanya saat sabutan .

selama ini mangrove di desa pulokerto kecamatan kraton yang di kenal milik politehnik perikanan dan kelautan sidoarjo, tetapi masih ada juga lahan yang masuk wilayah kabaupaten Pasuruan, sehingga masyarakat pasuruan masih bisa mengembangkan mangrove di sepanjang pantai yang meliputi , kalirejo, semare pulokerto yang perbatasan dengan sidoarjo jawa timur.

Camat Kraton Drs. Zubad, M.Si  berharap dengan adanya pusat penelitian dan pendidikan perikanan dan kelautan di desa pulokerto kecamatan Kraton ini akan bisa di manfaatkan warga sekitar dengan budidaya hasil laut dan olahnnya sehingga ada kunjungan turis dan wisatawan asing atau lokal bisa membeli oleh-oleh kas pasuruan. ‘ Katanya

Dr. Ir. Sri Woro B. Harijono, M.Sc dari yayasan Blue ekonomi Jakarta mengatakan ” kami sudah ke 9 tahun mengadakan kunjungan in keliling dunia pada kesempatan ini di pilih indonesia dan berkunjung ke Pasuruan jawa timur, kami minta kerja sama pada semua pihak dan pemerintah untuk merawat dan memelihara  bumi ini.   (sob/tim)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »