Kasus PT. Pasuruan Migas di Buka kembali

Pasuruan (wartaonline.co.id) 21/4

Kasus perusahaan Pasuruan Gas lama tak terdengar paska ditetapkannya dua komisaris PT Pasuruan Migas (PaMi), di tetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Pasuruan.bahwa telah terjadi perbuatan melawan hukum dan kerugian negara akibat perbuatan tersangka kasus PT PaMi Pasuruan.

Kepala Kejaksaan Negeri Pasuruan, Hasman saat dikonfirmasi terkait kelanjutan kasus ini mengatakan, hingga saat ini, pihaknya masih terus memproses kasus hukum yang menjerat dua komisaris PT PaMi yakni Kasian Slamet dan Muhaimin (sudah ditahan Kejagung atas kasus alokasi kuota gas bagi Pemkab Sampang). Menurutnya, kasus ini sudah masuk tahap Pra penuntutan.

“Dalam waktu dekat, tahapannya dari Pratut (Pra Penuntutan) ke Penuntutan,” ujar Hasman saat ditemui diruangannya.

Terkait lamanya penanganan dan terkatung-katungnya kasus ini, Kajari beralasan bahwa kondisi tersebut terjadi lantaran menunggu penghitungan kerugian yang ditimbulkan dalam Kasus PT PaMi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Penghitungan kerugian negara akibat tindakan tersangka. Itu kendala (lama)nya,” ujarnya.

Lebih jelas, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Pasuruan, Herman mengatakan, jika pengumpulan data selama proses penghitungan oleh BPKP tidak serta merta didapatkan. Selain itu, acapkali data yang diajukan masih kurang di mata auditor.

“Yang bikin lama sebetulnya, data-data yang diminta (auditor) kan tidak cepet,” tambahnya. (yog/sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »