Bojonegoro dilanda Banjir Bandang

Bojonegoro (wartaonline.co.id) 2/2

Banjir bandang yang melanda Desa Gondang, Kecamatan Gondang dan Desa Simbatan Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, di sebabkan meluapnya Kali Pacal dan kali Mekuris,sehingga mengakibatkan puluhan rumah warga dan tanaman padi terendam air.

“Sehari lalu, banjir bandang terjadi di Desa Gondang, Kecamatan Gondang, saat ini sudah surut”. Kata Sukirno, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro

Banjir bandang yang melanda sedikitnya 50 rumah warga Desa Gondang, mengakibatkan sekitar 5 hektare tanaman padi yang baru berusia sekitar 10 hari dan Puskesmas terendam air dengan ketinggian berkisar 80 centimer.

“Obat-obatan di Puskesmas Gondang tidak ada yang rusak terendam air banjir,” ucap Kepala Puskesmas Gondang Dr. Lutfi, menambahkan.

Lanjut sukirno, di tempat lain, banjir bandang juga melanda Desa Simbatan, Kecamatan Kanor, karena meluapnya Kali Mekuris.

“Banjir di Desa Simbatan, Kecamatan Kanor, masih berlangsung dengan ketinggian air berkisar 40-50 centimeter di jalan raya dan rumah warga,” jelasnya.

Ia menjelaskan, banjir yang terjadi di Desa Simbatan, Kecamatan Kanor, karena meluapnya air Kali Mekuris dan air melimtas di atas tanggul sepanjang sekitar 100 meter, kemudian merendam sejumlah rumah warga dan areal tanaman padi.

“Kami bersama masyarakat saat ini berusaha menutup tanggul dengan karung yang diisi pasir dan tanah untuk mencegah agar air Kali Mekuris tidak melimpas,” paparnya.

Untuk kerugian banjir di dua desa tersebut, ia mengaku belum tahu, sebab banjir masih berlangsung.”Yang jelas tidak ada korban jiwa,” tandasnya.

Sesuai data di BPB setempat, sebelumnya, telah terjadi lima kali kejadian banjir bandang yaitu di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Desa Klino, Kecamatan Sekar, Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Desa Karangsono dan Sendangrejo, Kecamatan Dander, serta Desa Beji, Kecamatan Kedewan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »