Petamina Klaim Migrasi elpigi 12 KG ke 3 KG

Jakarta (wartaonline.co.id) 7/1

PT Pertamina (persero) mengklaim kemungkinan terjadinya migrasi pelanggan gas elpiji non subsidi 12 kilogram (kg) ke elpiji subsidi 3 kg alias tabung melon sangat kecil.

Media Relation Pertamina Adiatma Sardjito mengatakan, kenaikan harga elpiji non subsidi 12 kg tidak berpengaruh signifikan terhadap meningkatnya pola konsumsi elpiji subsidi 3 kg.Hal itu karena Pertamina telah mengantisipasi dengan sistem distribusi 3 kg atau kerap disebut dengan SIMOL3K.

“Distribusi elpiji 3 kg dikendalikan lewat SiMOL3K. Sehingga kami bisa melihat seluruh distribusi dari tingkat agen hingga ke pangkalan,” ujar Adiatma di Jakarta, Selasa (6/1/2015).

Menurut Adiatma, migrasi elpiji 12 kg ke kemasan subsidi 3 kg sangat kecil. Bahkan, pihaknya menyebut migrasi elpiji tidak sampai 1%, karena konsumen elpiji 12 kg di dominasi kelas menengah ke atas.

Selain SIMOL3K, sambung Adiatma, Pertamina juga telah menyiapkan sistem distrbusi elpiji 3 kg dengan kartu kendali. Sayang, dia belum bisa membeberkan kapan waktunya kartu kendali ini akan diterapkan.

“Kewenangan penerapannya berada di pemerintah. Tapi yang jelas elpiji 3 kg benar-benar digunakan untuk masyarakat kurang mampu,” pungkasnya.kbc11/sob

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »