Direktur Utama Kebun Binatang Surabaya mundur

Surabaya (wartaonline.co.id) 9/1

Ratna Achjuningrum Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya, mengundurkan diri dari jabatannya.

Antara melansir, pengunduran diri ini diduga karena tidak ada kecocokan dengan pola kepemimpinan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Edi Rachmat Wakil Ketua Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Kota Surabaya membenarkan kabar tersebut. Edi menceritakan, sebelumnya dia menggelar rapat dengar pendapat dengan Ratna untuk membahas aset KBS beberapa hari lalu.

“Di sela-sela rapat itu, Ratna mengaku sudah mengajukan pengunduran diri ke Badan Pengawas (Bawas) PDTS KBS. Oleh Bawas KBS, pengajuan pengunduran diri itu diterima,” katanya.

Kemudian, lanjut dia, Ratna oleh Bawas KBS diberi waktu hingga 28 Januari mendatang untuk memimpin KBS. “Pengunduran ini mungkin karena disposisi wali kota ke Ratna soal pengelolaan KBS tidak jelas. Sehingga dia mengundurkan diri,” ujarnya.

Dia juga menilai anggaran dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk KBS sangat terbatas. Selama ini, kucuran anggaran hanya dialokasikan untuk logistik satwa, sedangkan untuk perbaikan dan perawatan kandang tidak dianggarkan.

Padahal, ketika mengelola kebun binatang, anggaran itu sudah menyatu antara logistik satwa dengan kandangnya. Pengalokasian anggaran yang hanya diperuntukkan bagi satwa ini karena kandang masih bermasalah.

Kandang itu masih bersengketa karena kandang ini dianggap asetnya perkumpulan. Begitu pula dengan Rumah Sakit Hewan (RSH) KBS yang juga diklaim oleh perkumpulan.

“Kalau ada perselisihan antara wali kota dengan Ratna, saya kurang jelas. Tapi yang jelas tidak ada sinkronisasi antara Pemkot dengan KBS,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Utama PDTS KBS Ratna Achjuningrum belum dapat dikonfirmasi lebih lanjut mengenai kabar pengunduran dirinya tersebut. Saat dihubungi wartawan via telepon berulang kali tidak diangkat.

Namun lewat pesan singkat yang dikirimkan, ia meminta agar kabar tersebut tidak dibesar-besarkan. “Maaf jangan membahas masalah yang itu dulu. Membahas bayi satwa saja Insyaallah lebih baik,” demikian isi pesan singkat dari Ratna Achjuningrum yang ditulis Antara.

Sementara itu, Ketua Bawas PDTS KBS, Heri Purwanto mengatakan pihaknya belum menerima surat pengajuan pengunduran diri Ratna tersebut. Namun, kabar bahwa Ratna hendak mengundurkan diri itu sudah sejak lama.

Sejauh ini, kabar itu hanya angin lalu belaka karena hingga saat ini surat pengajuan diri itu belum sampai ke meja Bawas. “Dulu dia (Ratna) juga hendak mengundurkan diri. Tapi kami selalu menahan agar niatan itu diurungkan. Sayang kalau dia mengundurkan diri. Orangnya itu pintar dan banyak kemajuan KBS saat dipimpinnya,” katanya. (ant/rst)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »