Belajar mudah dengan multimedia

Surabaya (wartaonline.co.id) 8/1

Perkembangan teknologi multimedia dewasa ini sudah dirasakan manfaatnya oleh dunia pendidikan dalam negeri, khususnya di Surabaya. Dr. Ikhsan, S. Psi Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, mengatakan, teknologi multimedia sangat membantu guru dan murid dalam proses pembelajaran.

“Visualisasi mata pelajaran dalam bentuk animasi dan kartun membuat murid lebih mudah mencernanya. Para guru juga terbantu untuk memberikan contoh yang kongkrit dalam menjelaskan pelajaran kepada murid,” kata Ikhsan dalam wawancaranya dengan Radio Suara Surabaya, Kamis (8/1/2015).

Ikhsan menjelaskan, program pendidikan berbasis teknologi media di Surabaya ini sudah dijalankan dalam beberapa tahun terakhir. Di sini guru-guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) bekerjasama dengan para mahasiswa untuk membuat sebuah aplikasi mata pelajaran.

“Guru-guru membuat Story Board, lalu berkolaborasi dengan mahasiswa jurusan Information and Technology (IT). Hasilnya di upload di website kita, dispendik.surabaya.go.id masuk di kolom Surabaya Belajar. Sekarang sudah ada sekitar 100 lebih modul dari berbagai mata pelajaran untuk SD, SMP, dan SMA,” ujarnya

Dia menjelaskan, materi pelajaran yang ada dalam laman resmi Dinas Pendidikan Surabaya ini juga sudah berkorelasi dengan kurikulum 2013.

“Saya berharap semua guru-guru di Surabaya menggunakan teknologi multimedia ini,” tegasnya

Untuk masalah hak cipta dalam laman tersebut, dirinya mengatakan ada keuntungan sendiri bagi para guru-guru dan mahasiswa yang mengupload pelajaran dispendik.surabaya.go.id.

“Kita sudah mencantumkan nama para guru dan mahasiswa di laman tersebut. Untuk para guru ini bisa jadi penambah angka kredit untuk kenaikan pangkat dan portofolio. Sementara bagi mahasiswa untuk tugas akhir sebagai syarat lulus kuliah,” katanya

Saat disinggung apakah kota-kota lain sudah menerapkan program ini, dirinya mengaku belum mengetahui hal tersebut.

“Saya belum dengar, tapi mudah-mudahan ada. Namun kalau belum ada ya akses boleh akses ke website kita, bebas kok,” pungkasnya. (dop/ipg/sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »