Jamaah Haji Pasuruan berangkat ke mekah

SURABAYA-wartaonlin.co.id (21/9)

Sejumlah 825 orang Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pasuruan Sabtu (20/9/2014) masuk Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES). Mereka terbagi dalam dua kloter, yaitu 48 dan 49. Mereka akan diterbangkan ke Jeddah pada pukul 16.15, dan pukul 18.15.
Meski terbagi dalam dua kloter, mereka masuk AHES dalam waktu yang sama, yaitu pukul 17.00. Padahal seharusnya untuk kloter 49 masuk AHES pukul 19.00. Karena dalam waktu yang sama, petugas AHES akhirnya jadi kelabakan. Karena proses pemeriksaan dokumen tidak bisa dilakukan bersamaan. Prosesnyapun dilakukan sesuai jadual. Kloter 49 harus menunggu dalam bis sampai sekitar 2,5 jam.
Wakil Sekretaris I, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) AHES, Drs H Sutarno mengatakan pemeriksaan dokumen pada JCH dilakukan sesuai jadual yang telah ditetapkan. Jadi meskipun datangnya bersamaan, pemeriksaan dukumen tetap dilakukan sesuai jadual.
Setelah dilakukan pemeriksaan dokumen, ada 10 tas koper besar JCH kloter 48 yang bermasalah. Petugas terpaksa melakukan pemeruksaan ulang, dan ditemukan minyak goreng dalam kopernya.
“Untuk minyak goreng memang dilarang dibawah oleh JCH, penerbangan melarangnya. Sedangkan kalau kecap dan madu masih diperbolehkan,” kata Sutarno.
Sementara itu, JCH kloter 47 asal Kota Probolinggo kedapatan ada yang membawa rokok 10 slop atau 160 pak. Padahal yang diizinkan hanya 20 pak. Karena terlalu banyak terpaksa rokok tersebut diserahkan ke petugas daerah untuk dikembalikan.
Menurut H Sutarno, dari tas kopers besar yang diperiksa petugas, banyak JCH yang membawa mie instan, kecap, sambel, dan peralatan masak. Padahal di Madinah, Arafah, dan Mina JCH sudah mendapatkan nasi kotak, dan di Makkah banyak dijual makanan khas Indonesia dijuaal murah. Tempat tinggalnya juga di hotel, tidak lagi ditenda seperti jamaah haji tahun 60 dan 70 an.(din/sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »