Investasi di Jatim Tumbuh 22,27 Persen

SURABAYA-wartajatim.com (1/9/2014).

Gubernur Jatim, Dr H Soekarwo mengatakan investasi di Jatim pada semester I 2014 tumbuh sekitar 22,27 persen dengan nilai 82,24 Triliun, dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 68,08 triliun.

Pada wartawan di gedung negara Grahadi, Soekarwo mengatakan kepercayaan investor lokal dan asing pada Jatim masih tetap tinggi. Sehingga mereka terus menambah investasinya di Jatim, dan investor baru terus bermunculan.
“Kalau Jatim tidak aman, dan hubungan pemerintah dengan pengusaha tidak baik, maka investor tidak akan masuk Jatim,” kata Soekarwo.

Pakde Karwo, sapaan akrabnya mengatakan, dari total realisasi investasi Rp 83,24 triliun tersebut terbesar adalah investasi non fasilitas yang sebesar Rp 46,54 triliun. Investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 29,88 triliun daninvestasi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 6,82 triliun.

Dari realisasi investasi PMDN yang mencapai Rp 29,88 triliun tersebut. Industri makanan menjadi yang teratas dengan nilai investasi mencapai Rp 7,56 triliun dari 22 perusahaan. Kemudian bidang usaha perumahan, kawasan industri dan perkantoran dengan nilai investasi mencapai Rp 7,06 triliun dari 5 perusahaan. Serta bidang usaha konstruksi dengan nilai investasi mencapai Rp 5,55 triliun dari 5 perusahaan.

Investasi PMA yang mencapai Rp 6,82 triliun, industri logam, mesin, dan elektronika menjadi yang teratas dengan nilai investasi mencapai Rp 1,52 triliun dari 14 perusahaan. Kemudian bidang industri makanan dengan nilai investasi sebesar Rp 1,41 triliun dari 20 perusahaan, serta industri kimia dan farmasi dengan nilai investasi mencapai Rp 0,95 triliun dari 13 perusahaan.(din/sob).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »