Pidato Presiden SBY: Hutang Indonesia masih Aman

Jakarta (wartaonline.co.id) 15/8

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan utang negara saat ini dalam situasi yang jauh lebih aman dengan posisi rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hanya sekitar 23 persen.

“Utang adalah faktor penting karena berkaitan dengan rasa percaya diri dan harga diri suatu bangsa,” kata Presiden Yudhoyono ketika menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka menyambut HUT ke-69 Kemerdekaan RI di hadapan Sidang Bersama DPR dan DPD di Jakarta, Jumat (15/8/2014).

Seperti melansir Antara Jumat (15/8/2014) menyebutkan, utang juga sering dianggap sebagai ancaman dan stigma yang buruk oleh rakyat Indonesia. Di puncak krisis moneter tahun 1998, rasio utang Indonesia terhadap PDB adalah 85 persen, yang artinya jumlah utang hampir sama besarnya dengan penghasilan bangsa Indonesia.

“Dengan susah payah, akhirnya kita berhasil menurunkan rasio utang terhadap PDB kita menjadi sekitar 23 persen,” ujarnya. (sob/tm)

Ia menegaskan kondisi itu bukanlah capaian yang boleh diabaikan jika dibandingkan dengan rasio utang terhadap PDB negara-negara maju seperti Jepang 227,2 persen, Amerika Serikat 101,5 persen, atau Jerman 78,4 persen.

Dalam kelanjutan pidatonya, Indonesia juga telah melunasi utang kepada Dana Moneter Internasioanl (IMF), dan melakukannya empat tahun lebih awal dari jadwal yang telah disepakati.

“Salah satu momen yang akan selalu saya ingat sebagai Presiden adalah ketika menerima Managing Director IMF di kantor saya, dan waktu itu, justru Indonesia-lah yang balik memberikan masukan bagaimana cara mereformasi IMF,” tambahnya.

Selain itu, hibah juga bukan lagi faktor penentu dalam pembangunan Indonesia. Indonesia tetap menerima hibah dari negara sahabat, dan menghargainya sepanjang diberikan dengan itikad baik dan semangat persahabatan.

“Namun, hibah dari dunia internasional kini hanya berjumlah sekitar 0,7 persen dari seluruh anggaran nasional. Ini menandakan bahwa kita telah mencapai kemandirian ekonomi yang makin signifikan,” ujarnya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »