Kurir sabu-sabu Asal Thailand di Adili di Surabaya

Surabaya (wartaonline.co.id) 16/7

Kurir sabu-sabu asal Thailand bernama Supranee Deechimplee, wanita kelahiran 31 tahun silam ini didudukkan sebagai pesakitan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (15/7/2014).

Supranee yang tercatat sebagai Warga Negara Asing (WNA) Thailand ini didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati Jatim yakni Retno Wulandari, Rahardjo Yusuf Wibisono telah melakukan perbuatan pidana yakni memproduksi, mengimpor, mengkespor atau menyalurkan narkotika golongan 1 jenis sabu-sabu seberat 985 gram. “Perbuatan terdakwa sebagaimana tertuang dalam pasal 113 ayat 2 UU RI 35 tahun 2009 dan pasal 112 ayat 2 UU RI tahun 2009,” ujar JPU Retno.

Perbuatan terdakwa dilakukan pada 15 Maret 2014, saat itu terdakwa diminta seseorang yang bernama Doni untuk berangkat ke China menemui seseorang. Setelah menerima pengarahan dan tempat serta orang yang dituju, terdakwa kemudian diberi uang 300 dolar serta sebuah paspor dan visa.

Sesampai di China, terdakwa bertemu dengan seseorang di sebuah hotel di China. Oleh orang tersebut, terdakwa diberi tas ransel warna hitam dan uang 500 dolar. Oleh seseorang yang tidak dikenal tersebut, terdakwa disuruh mengantas ke Indonesia.

Terdakwa kemudian berangkat ke Indonesia dengan menggunakan pesawat Air Asia. Sesampai di Bandara Juanda, saat melewati X Ray, petugas menemukan hal yang mencurigakan dan langsung melaporkan ke Polda Jatim. Setelah diperiksa, ternyata tas ransel warna hitam milik terdakwa berisi sabu-sabu seberat 985 gram berikut pembungkusnya.

Sementara ketua majelis hakim Fathur Rachman menawarkan agar terdakwa didampingi seoarang penasihat hukum mengingat ancaman hukuman terdakwa cukup tinggi. Karena terdakwa mengaku tidak mampu membayar penasihat hukum, maka PN Surabaya menyediakan penasihat hukum prodeo. ” Kita tunda satu minggu,” ujar hakim Fathur. [uci/sob]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »