Puskesmas Sukorejo Pasuruan Beri Obat Kadaluarsa

Pasuruan (wartaonline.co.id) 30/6

Obat kadaluarsa di berikan kepada Pasien hal iniD terjadi di Puskesmas Sukorejo kabupaten Pasuriuan . Peristiwa itu terjadi ketika petugas puskesmas sukorejo memberi obat kepada pasien bernama firin warga desa gunting kecamatan sukorejo. Kemudian di bawa pulang Saat dilihat obat yang diberikan sudah kadaluarsa .

Hal ini dialami oleh Firin (38) salah seorang pasien warga Desa Gunting Kecamatan Sukorejo, Pasuruan, mengalami gangguan pencernaan Minggu (29/6/2014).

Kemudian ia datang berobat ke UGD puskesmas Sukorejo lantaran menderita sakit diare. Oleh petugas UGD dirinya diperiksa tensi darah dan diberi suntikan. Seperti biasanya, pasien kemudian diberi obat konsumsi untuk diminum.

Namun alangkah terkejutnya ia, ketika obat akan diminum, salah satu obat dari empat macam obat yang diterima dalam kondisi kadaluarsa yakni tertulis oktober 2013.

“Saya dikasih empat macam obat minum, ketika mau tak minum ada obat yang sudah kadaluarsa” tutur Firin.

Menurutnya, jika diamati bungkus obat tablet 500 mg tersebut masih bagus dan tidak ada cacat. Namun bila dicermati masa berlaku yang tertulis dibelakang bungkus sudah tidak layak konsumsi.

“Saya tidak berani minum mas, bila ada apa-apa pastinya puskesmas gak mau tau” ujarnya kepada wartajatim.com

Sementara itu Kepala Puskesmas Sukorejo Dr Pantja Kentjana saat dikonfirmasi, membenarkan adanya keteledoran tersebut.

“Kita mengakui mas kalau obat ini berasal dari sini” ujar Dr Pantja.

Menurutnya, pihak puskesmas secara berkala melakukan penarikan obat-obat yang kadaluarsa untuk dimusnahkan. Namun adanya temuan obat kadaluarsa yang diberikan kepada pasienya pihaknya menyampaikan permintaan maaf terhadap pasien.

“Kita minta maaf pada pasien, juga berterima kasih atas laporan ini” tutur Pantja.

Meskipun dikatakan tidak terlalu berbahaya, namun pemberian obat yang tidak layak (kadaluarsa), tetap saja hal tersebut merugikan pasien dan masyarakat.(ryn/sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »