Program Rumah Lansia Kemensos, Belum sampai Magetan

 Jakarta (wartaonline.co.id) 9/6

Bagi lanjut usia (lansia), Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan pelayanan, di antaranya Puskesmas Santun Lansia, Posyandu Lansia, Bina Keluarga Lansia, menumbuhkembangkan Lembaga Lanjut Usia, Karang Werdha, Pusat Santunan dalam Keluarga (PUSAKA).

 

Juga terdapat pelayanan Home Care bagi lansia terlantar, miskin dan mengalami hambatan di lingkungan keluarga diberikan kepada 1.100 lansia di 18 lokasi. Untuk Day Care diberikan kepada 889 lansia di 18 Provinsi.

 

“Program lainnya adalah Poster Care dan Pelayanan Sosial dalam situasi darurat, ” kata Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri pada Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tahun 2014 di Kampung Leuwinanggung No. 19, Tapos Depok, Jawa Barat, Kamis (5/6/2014).

 

Sejak 2006, Kemsos memberikan bantuan tambahan kebutuhan dasar bagi lansia di panti sosial kepada 12.500 lansia di 30 Provinsi. Juga, bantuan sosial melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), berupa bantuan uang tunai Rp 1.095.000 per orang per tahun.

 

“Meneruskan program bedah kamar dan rumah baru bagi lansia, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan dan hidup layak, ”ujarnya dalam press realisnya.

 

Paket bantuan yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan secara bertahap dan berkelanjutan memberikan jaminan sosial lansia terlantar melalui Program Asistensi Sosial Lanjut Usia Terlantar (ASLUT) kepada 26.500 lansia di 33 Provinsi 356 Kabupaten/Kota yang menjangkau 1.188 kecamatan di 3039 desa di Indonesia.

 

Berbagai program yang dilakukan oleh Kemensos, didukung oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan pendampingan terhadap 2.851.606 lansia dalam program yang sedang dijalankan, terutama bagi daerah yang sulit dijangkau.

 

Dalam kesempatan itu, Mensos menyerahkan penghargaan untuk 3 orang lansia dan 3 Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) lansia. Selain itu, ada 4 lansia yang mendapat alat bantu yang diserahkan secara simbolis, Bedah Rumah/Kamar telah diberikan kepada 514 lansia pada 2013 dan 644 lansia tahun ini.

 

Melalui peringatan HLUN ini diharapkan menjadi momen menggugah semua pihak, baik pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama peduli dan memberi penghormatan kepada lansia.

 

Para lanjut usia adalah tokoh yang dapat berfungsi sebagai pemelihara nilai dan norma sosial. Para lanjut usia adalah penjaga rambu-rambu sosial. Para Lanjut Usia adalah pelestari nilai-nilai kesetiakawanan sosial, Lanjut Usia adalah pemelihara sekaligus pewaris budaya bangsa.

 

Setiap tahun HLUN diperingati pada 29 Mei, baik di pusat, Daerah dan di semua Perwakilan Indonesia di luar Negeri. Latar belakang ditetapkannya tanggal tersebut adalah sebagai bentuk penghargaan terhadap nilai historis dan strategis bangsa Indonesia.

 

Pada 29 Mei 1945 dilaksanakan sidang pertama Badan Penyelidik Usaha-Usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang dipimpin oleh Bapak Dr. KRT. Radjiman Widiodiningrat, ia anggota paling sepuh dan sudah lansia dengan kearifannya mencetuskan gagasan perlunya dasar filosofis negara Indonesia.

 

Peristiwa bersejarah itu menginspirasi kita, agar usia sudah sepuh namun potensi beliau patut diteladani oleh generasi penerus bangsa. Itulah yang dijadikan sebagai dasar penetapan HLUN, ” tandasnya.

 

Kegiatan Peringatan HLUN tahun 2014, telah dilaksanakan mulai bulan April dan akan berakhir pada Juni dengan berbagai kegiatan antara lain, Acara Puncak ”Semarak lansia”, jalan sehat bersama 5000 lansia di silang Monas, Jambore lansia di Pontianak dan Bumi Perkemahan Universitas Indonesia Depok, Seminar, Publikasi, Dialog Lansia dan Bhakti Sosial.

namum oleh sarmin warga desa sundul kecamatan parang kabupaten Magetan Jawa timur yang idi konfirmasi masalah program bagilansia tersebut hingga kini belum sampai magetan jawa Timur. Dia mempunyai famili janda tua kini hidup sebatang kara juga tidak tersentuh oleh program itu. dirinya berharap jika ada prgram itu betul untuk masyarakat miskin dan janda bisa di aplikasikan ke daerah ” katanya ketika di hubungi via poselnya. (cam/sob/min)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »