KH.Idris Marzuki Lirboyo wafat, Di makam Pukul 20.00 wib

Kediri (wartaonline.co.id) 9/6

Wafatnya KH. Idris Marzuki pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo membuat keluarga besar Pondok pesantren Lirboyo  dan kerabat serta keluarga besar   Nahdlatul Ulama (NU) merasa kehilangan atas meninggalnya KH Idris Marzuki senin (9/6).

Kabar itu diungkapkan Staf Ahli Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nabil Haroen. “Iya (benar beliau wafat),” katanya.kepada wartawan

KH. Idris Marzuki wafata  berusia 74 tahun, wafat di surabaya. menurut rencana almarhum  ini bakal dimakamkan di tempat pemakaman umum keluarga, yang ada di lingkungan pondok. , pada Senin (9/6/2014) hari ini pukul 20.00 WIB.

“Keluarga masih membicarakan, tapi rencananya di lingkungan pondok, makam keluarga,” kata Gus Reza, salah seorang kerabat almarhum, Senin (9/6/2014).

Makam keluarga itu sendiri terletak di area masjid pondok Lirboyo. Di makam yang hanya berjarak 20 meter dari kediaman Kiai Idris ini terletak makam-makam para sesepuh dan pendiri Lirboyo yang dihormati. Dijadwalkan pemakaman akan berlangsung pukul 20.00 WIB malam hari ini.

Sementara itu ribuan santri Pondok Pesantren Lirboyo berkumpul di masjid pondok untuk membacakan doa atas wafatnya pemimpin pondok Kiai Idris Marzuki. Kiai sepuh ini meninggal dunia setelah mengalami serangan jantung sejak Minggu (8/6/2014) malam.

Seluruh akses masuk ke dalam pondok ditutup dan dijaga ketat aparat kepolisian dan TNI. Para pelayat yang berdatangan menggunakan kendaraan harus berjalan kaki menuju kediaman Kiai Idris yang berjarak seratus meter dari batas blokade.

KH Idris merupakan salah seorang kiai yang ditokohkan di Kediri. Beliau cukup dekat dengan berbagai kalangan, termasuk kalangan pejabat pemerintah. Bahkan, KH Idris juga termasuk salah seorang kiai deklarator berdirinya PKNU.

Wafatnya pengasuh PP Lirboyo Kediri ini meninggalkan duka yang dalam bagi sejumlah santri serta alumni di pondok pesantren tersebut.

Di Lirboyo, Kediri, sebelumnya KH Imam Yahya Mahrus yang juga pengasuh di PP Lirboyo juga wafat pada 2012.

Sementara, sehari sebelum wafatnya KH Idris Marzuki, mustasyar PBNU KH Chotib Umar, seorang ulama dari Jember juga wafat. Ulama kharismatik tersebut wafat pada usia 74 tahun di RSD dr Soebandi, Jember.( kbc10/mas/sob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »